Dua Vaksin Corona Tunjukkan Hasil Menjanjikan, Selanjutnya Bagaimana?

Kompas.com - 21/07/2020, 16:26 WIB
Ilustrasi vaksin corona ShutterstockIlustrasi vaksin corona

KOMPAS.com - Dua kandidat vaksin virus corona Covid-19 yang dinilai potensial telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam pengujian awalnya. 

Selain mengapresiasi berita membahagiakan ini, para ahli juga memperingatkan tantangan besar yang masih harus dihadapi selanjutnya.

Pengujian awal dari dua kandidat vaksin yang dikembangkan oleh University of Oxford-AstraZeneca dan perusahaan asal China, CanSino Biologics, diketahui menunjukkan hasil yang aman dan dapat memicu respons imun.

Namun, tahap selanjutnya akan menjadi fase yang kritis untuk menunjukkan apakah vaksin-vaksin potensial ini benar-benar dapat melindungi dan melawan infeksi.

"Jika diibaratkan tengah membuat pesawat, sekarang kita berada di level produksi," kata Dekan Emory University School of Medicine Atlanta, Dr Carlos del Rio, seperti dikutip NBC News, Selasa (21/7/2020).

"Saat ini, dapat dikatakan bahwa pesawat tersebut dapat lepas landas dari tanah dengan aman. Namun, apakah ia sudah bisa terbang dari sini ke Paris? Itu pertanyaannya sekarang," kata dia.

Sejauh ini, kecepatan pengembangan vaksin telah berjalan dengan luar biasa. Sebab, biasanya dibutuhkan waktu hingga satu dekade untuk sebuah vaksin baru sebelum melalui berbagai tahap pengembangan dan pengujian.

Namun, urgensi pada pandemi ini membuat pengembangan vaksin dipercepat.

Hasil sementara dan kemungkinan kegagalan

Untuk kandidat vaksin dari Okford-AstraZeneca dan CanSino, langkah pengujian selanjutnya adalah fase ketiga dari uji klinis pada manusia.

Dalam fase ini, ilmuwan dapat melihat apakah vaksin potensial tersebut dapat benar-benar bekerja untuk mencegah infeksi virus corona.

Halaman:

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SKB CPNS Ombudsman Disebut Bisa Jadi Klaster Baru Covid-19, Benarkah?

SKB CPNS Ombudsman Disebut Bisa Jadi Klaster Baru Covid-19, Benarkah?

Tren
Viral, Unggahan Dugaan Kasus Perpeloncoan Ospek di Universitas Bengkulu, Ini Penjelasan Lengkapnya

Viral, Unggahan Dugaan Kasus Perpeloncoan Ospek di Universitas Bengkulu, Ini Penjelasan Lengkapnya

Tren
Viral Video Penjual Bubur di Surabaya Fasih Berbahasa Jepang, Bagaimana Ceritanya?

Viral Video Penjual Bubur di Surabaya Fasih Berbahasa Jepang, Bagaimana Ceritanya?

Tren
Viral, Video Sepeda Treadmill di Semarang, Ini Cerita Selengkapnya

Viral, Video Sepeda Treadmill di Semarang, Ini Cerita Selengkapnya

Tren
INFOGRAFIK: 5 Bahaya Anemia yang Harus Diwaspadai

INFOGRAFIK: 5 Bahaya Anemia yang Harus Diwaspadai

Tren
Update Kartu Prakerja Gelombang 9: Kuota 800.000, Pendaftar 4,3 Juta Orang

Update Kartu Prakerja Gelombang 9: Kuota 800.000, Pendaftar 4,3 Juta Orang

Tren
Update Covid-19 di Dunia 20 September: 30,9 Juta Infeksi | 10 Negara dengan Kasus Terbanyak

Update Covid-19 di Dunia 20 September: 30,9 Juta Infeksi | 10 Negara dengan Kasus Terbanyak

Tren
Ini 15 Tanaman Hias yang Tak Beracun Bagi Hewan Peliharaan

Ini 15 Tanaman Hias yang Tak Beracun Bagi Hewan Peliharaan

Tren
Bagaimana Sejarahnya Sabtu dan Minggu Menjadi Akhir Pekan?

Bagaimana Sejarahnya Sabtu dan Minggu Menjadi Akhir Pekan?

Tren
[POPULER TREN] Lakukan Ini Agar Segera Dapat Subsidi Gaji | Apa Itu Brucellosis yang Sedang Mewabah di China?

[POPULER TREN] Lakukan Ini Agar Segera Dapat Subsidi Gaji | Apa Itu Brucellosis yang Sedang Mewabah di China?

Tren
Jadi Direktur Penyidikan KPK, Berikut Harta Kekayaan Brigjen Setyo Budiyanto

Jadi Direktur Penyidikan KPK, Berikut Harta Kekayaan Brigjen Setyo Budiyanto

Tren
Trending 'Panas', Kenapa Cuaca Hari Ini Lebih Panas? Berikut Penjelasan BMKG

Trending "Panas", Kenapa Cuaca Hari Ini Lebih Panas? Berikut Penjelasan BMKG

Tren
Viral Video Elf Tabrak Pengendara Motor yang Tengah Berhenti, Ini Kronologi Peristiwanya

Viral Video Elf Tabrak Pengendara Motor yang Tengah Berhenti, Ini Kronologi Peristiwanya

Tren
Lolos SNMPTN dan SBMPTN, Masih Bisakah Daftar KIP Kuliah?

Lolos SNMPTN dan SBMPTN, Masih Bisakah Daftar KIP Kuliah?

Tren
Kapan Musim Kemarau 2020 Berakhir dan Musim Penghujan di Indonesia Dimulai?

Kapan Musim Kemarau 2020 Berakhir dan Musim Penghujan di Indonesia Dimulai?

Tren
komentar
Close Ads X