WHO: Tidak Ada Cukup Bukti Penularan Covid-19 dari Hewan Peliharaan

Kompas.com - 03/07/2020, 14:17 WIB
Ilustrasi anjing sebagai hewan peliharaan. PIXABAY/LENKA NOVOTNAIlustrasi anjing sebagai hewan peliharaan.

KOMPAS.com - Penyakit Covid-19 yang saat ini tengah menjadi pandemi global merupakan penyakit baru yang masih terus dipahami oleh para ahli.

Minimnya data terkait infeksi virus corona ini membuat masyarakat kerap dilanda kekhawatiran karena ketidaktahuan apa yang berbahaya dan apa yang aman untuk dilakukan.

Salah satu yang ditakutkan adalah terjadinya transmisi virus dari hewan kepada manusia.

Baca juga: Rasio Tes Covid-19 di Jabar Sudah Setengah Jalan dari Syarat Minimal WHO

Khususnya hewan peliharaan yang memang ada dalam satu lingkungan yang sama dengan pemiliknya.

Pada awal terjadi wabah, sejumlah penghuni apartemen di Wuhan, China melemparkan binatang peliharaannya dari ketinggian lantai kediaman mereka melalui jendela.

Aksi itu membuat banyak kucing yang tergeletak mati di jalanan sekitar gedung.

Mereka sempat panik dan khawatir ketika mendengar kabar ada kemungkinan penularan terjadi dari binatang peliharaan kepada manusia, jadi melempar binatang kesayangan ke luar rumah menjadi opsi yang mereka ambil.

Namun, hal itu ternyata tidak sepenuhnya benar.

Baca juga: Ramai Flu Babi di China yang Berpotensi Pandemi, Ini Kata WHO

Belum ada bukti kuat penularan

Kepala penelitian Badan Kesehatan Dunia (WHO) Soumya Swaminathan dalam sebuah konferensi pers di Jenewa menyatakan tidak ada cukup bukti yang membenarkan binatang bisa menularkan virus corona kepada manusia.

"Beberapa jenis binatang seperti musang, kucing, dan bahkan harimau, mereka sudah ada yang menerima infeksi dari manusia ke binatang, tapi sangat sedikit bukti yang menunjukkan infeksi dari arah sebaliknya," kata Swaminathan dikutip dari Reuters, Jumat (3/7/2020).

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X