Gelar Ibadah Haji di Tengah Pandemi, Arab Saudi Terapkan 8 Protokol Kesehatan

Kompas.com - 24/06/2020, 19:30 WIB
Umat muslim memakai masker pelindung untuk mencegah penularan virus korona, saat tiba di Masjidil Haram, kota suci Mekkah, Arab Saudi, Kamis (27/2/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Ganoo Essa/AWW/djo ANTARA FOTO/REUTERS/STRINGERUmat muslim memakai masker pelindung untuk mencegah penularan virus korona, saat tiba di Masjidil Haram, kota suci Mekkah, Arab Saudi, Kamis (27/2/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Ganoo Essa/AWW/djo

KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi memutuskan tak membatalkan haji secara keseluruhan, tapi membatasinya.

Dalam keterangan resmi diungkapkan bahwa Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memutuskan untuk tetap melaksanakan ibadah haji 1441 H/2020 M.

Namun yang bisa melaksanakan haji hanya ekspatriat yang telah bermukim di Arab Saudi.

Selain itu jumlahnya juga dibatasi.

Keputusan tersebut mempertimbangkan masih adanya pandemi dan risiko penyebaran virus corona di seluruh negara.

Setiap tahun, sekitar 2,5 juta muslim mengunjungi situs-situs Islam paling suci di Mekkah dan Madinah.

Baca juga: Arab Saudi Pertimbangkan Pembatalan Haji, Pertama dalam Sejarah Modern

Persiapan haji

Diberitakan Arab News, Selasa (23/6/2020), Menteri Kesehatan Dr. Tawfiq Al-Rabiah mengatakan Kementerian Kesehatan telah mengumpulkan pengalaman melayani para jemaah.

Pihaknya juga memiliki petugas yang cukup untuk melakukan penjagaan terhadap para jemaah.

Dia menambahkan bahwa rumah sakit terpadu di tempat-tempat suci akan disediakan, bersama dengan pusat kesehatan di Arafat jika terjadi keadaan darurat selama haji.

Tenaga medis juga akan menemani peziarah di sepanjang perjalanan mereka.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X