Bersiap New Normal, Ini Panduan Pencegahan Virus Corona di Tempat Kerja

Kompas.com - 26/05/2020, 10:01 WIB
Ilustrasi perkantoran. interiordesign.netIlustrasi perkantoran.

KOMPAS.com - Dalam situasi pandemi Covid-19, roda perekonomian harus tetap berjalan dengan mengedepankan langkah-langkah pencegahan.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dunia usaha dan masyakat pekerja berkontribusi besar dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

Hal itu karena besarnya jumlah populasi pekerja dan besarnya mobilitas, serta interaksi penduduk umumnya disebabkan aktivitas bekerja.

Peraturan Pemerintah nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 telah menyatakan bahwa PSBB dilakukan salah satunya dengan menerapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Baca juga: Menkes Terbitkan Panduan Mitigasi Covid-19 di Tempat Kerja Jelang New Normal

Namun dunia kerja tidak mungkin selamanya dilakukan pembatasan, roda perekonomian harus tetap berjalan.

"Untuk itu pasca-pemberlakuan PSBB dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja seoptimal mungkin sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi Covid-19 atau New Normal," kata Terawan dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, Sabtu (23/5/2020).

Berikut panduan pencegahan Covid-19 di tempat kerja pada era new normal:

Baca juga: Panduan New Normal, Pekerja Wajib Pakai Masker di Tempat Kerja

Panduan pencegahan Covid-19 di tempat kerja

Ilustrasi ruang kantorSHUTTERSTOCK Ilustrasi ruang kantor

Dilansir dari "Buku Serba Covid, Cegah Covid-19 Sehat untuk Semua" yang diterbitkan oleh Badan Pengelola Obat dan Makanan (Badan POM), ada beberapa tips yang diberikan.

  • Hindari pertemuan sosial dan jaga jarak fisik minimal 1 meter
  • Gunakan masker
  • Pastikan tempat kerja memiliki ventilasi yang baik
  • Cuci tangan sesering mungkin memakai sabun dan air yang mengalir selama minimal 20 detik
  • Bila perlu, gunakan hand sanitizer berbasis alkohol
  • Jaga kebersihan area kerja dan lakukan disinfeksi berkala
  • Bila sakit, bekerjalah dari rumah
  • Meludah, batuk atau bersin memakai tisu dengan menutup seluruh hidung dan mulut
  • Bungkus tisu bekas pakai ke dalam kantung plastik sebelum dibuang ke tempat sampah tertutup

Baca juga: Perusahaan Tempat Kerja Mangkir Bayar THR? Laporkan ke Sini

Panduan lengkap penerapan new normal oleh perusahaan 

Dalam laman sehatnegeriku.kemkes.go.id dijelaskan, jika ada pekerja esensial yang harus tetap bekerja selama PSBB berlangsung, harus menaati protokol berikut:

  • Di pintu masuk tempat kerja lakukan pengukuran suhu dengan menggunakan thermogun, dan sebelum masuk kerja terapkan Self Assessment risiko Covid-19 untuk memastikan pekerja yang akan masuk kerja dalam kondisi tidak terjangkit Covid-19.
  • Pengaturan waktu kerja tidak terlalu panjang (lembur) yang akan mengakibatkan pekerja kekurangan waktu untuk beristirahat yang dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan/imunitas tubuh.
  • Untuk pekerja shift:
    • Jika memungkinkan tiadakan shift 3 (waktu kerja yang dimulai pada malam hingga pagi hari)
    • Bagi pekerja shift 3 atur agar yang bekerja terutama pekerja berusia kurang dari 50 tahun

Baca juga: Panduan New Normal, Menkes Imbau Perusahaan Sediakan Transportasi Khusus bagi Pekerja

  • Mewajibkan pekerja menggunakan masker sejak perjalanan dari/ke rumah, dan selama di tempat kerja
  • Mengatur asupan nutrisi makanan yang diberikan oleh tempat kerja. Pilih buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, jambu, dan sebagainya untuk membantu mempertahankan daya tahan tubuh. Jika memungkinkan pekerja dapat diberikan suplemen vitamin C
  • Memfasilitasi tempat kerja yang aman serta sehat, higiene dan sanitasi lingkungan kerja
  • Memastikan seluruh area kerja bersih dan higienis dengan melakukan pembersihan secara berkala menggunakan pembersih dan desinfektan yang sesuai (setiap 4 jam sekali). Terutama pegangan pintu dan tangga, tombol lift, peralatan kantor yang digunakan bersama, area dan fasilitas umum lainya.
  • Menjaga kualitas udara tempat kerja dengan mengoptimalkan sirkulasi udara dan sinar matahari masuk ruangan kerja, pembersihan filter AC.

Baca juga: Panduan New Normal bagi Pekerja: Pakai Helm Pribadi hingga Transaksi Non-tunai

  • Sarana cuci tangan
    • Menyediakan lebih banyak sarana cuci tangan (sabun dan air mengalir).
    • Memberikan petunjuk lokasi sarana cuci tangan
    • Memasang poster edukasi cara mencuci tangan yang benar.
    • Menyediakan handsanitizer dengan konsentrasi alkohol minimal 70 persen di tempat-tempat yang diperlukan (seperti pintu masuk, ruang meeting, pintu lift, dan lain-lain)
  • Pembentukan Tim Penanganan Covid-19 di tempat kerja yang terdiri dari Pimpinan, bagian kepegawaian, bagian K3 dan petugas Kesehatan yang diperkuat dengan Surat Keputusan dari Pimpinan Tempat Kerja 
  • Pimpinan atau pemberi kerja memberikan kebijakan dan prosedur untuk pekerja melaporkan setiap ada kasus dicurigai Covid-19 (gejala demam atau batuk/pilek/nyeri tenggorokan/sesak nafas) untuk dilakukan pemantauan oleh petugas kesehatan.
  • Tidak memperlakukan kasus positif sebagai suatu stigma. 
  • Olahraga bersama sebelum kerja dengan tetap menjaga jarak aman, dan anjuran berjemur matahari saat jam istirahat.
  • Makan makanan dengan gizi seimbang.
  • Hindari penggunaan alat pribadi secara bersama seperti alat sholat, alat makan, dan lain lain.

Baca juga: Menkes: Kerja Shift Malam Selama Pandemi Diutamakan untuk Pekerja di Bawah 50 Tahun

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Virus Corona di Dunia 7 Juli: 11,7 Juta Orang Terinfeksi | Uji Klinis Vaksin REGN-COV2

Update Virus Corona di Dunia 7 Juli: 11,7 Juta Orang Terinfeksi | Uji Klinis Vaksin REGN-COV2

Tren
Kasus Virus Corona Capai 64.958, Berapa Jumlah Rata-Rata Kasus Harian di Indonesia?

Kasus Virus Corona Capai 64.958, Berapa Jumlah Rata-Rata Kasus Harian di Indonesia?

Tren
Kapan SKB CPNS 2019 Dilaksanakan? Ini Jawaban BKN

Kapan SKB CPNS 2019 Dilaksanakan? Ini Jawaban BKN

Tren
[POPULER TREN] Rincian Terbaru Gaji Pensiunan PNS | Puncak Kasus Covid-19 di Indonesia

[POPULER TREN] Rincian Terbaru Gaji Pensiunan PNS | Puncak Kasus Covid-19 di Indonesia

Tren
Akankah Kasus Covid-19 di Indonesia Melampaui China di Akhir Juli?

Akankah Kasus Covid-19 di Indonesia Melampaui China di Akhir Juli?

Tren
Jika Rapid Test Peserta UTBK Reaktif, Apakah Masih Bisa Ikut Ujian? Ini Penjelasan Panitia

Jika Rapid Test Peserta UTBK Reaktif, Apakah Masih Bisa Ikut Ujian? Ini Penjelasan Panitia

Tren
Dampak Corona, 13 Universitas di Inggris Bisa Bangkrut Tanpa Dana Talangan

Dampak Corona, 13 Universitas di Inggris Bisa Bangkrut Tanpa Dana Talangan

Tren
Dapat 56 Juta Dollar AS dari Norwegia atas Penurunan Emisi, Ini Pesan untuk Pemerintah

Dapat 56 Juta Dollar AS dari Norwegia atas Penurunan Emisi, Ini Pesan untuk Pemerintah

Tren
Tanam Sayuran? Berikut Bahan yang Mudah Didapat untuk Membuat Pestisida Alami

Tanam Sayuran? Berikut Bahan yang Mudah Didapat untuk Membuat Pestisida Alami

Tren
Salju di Alpen Berubah Jadi Merah Muda, Ini Penyebabnya

Salju di Alpen Berubah Jadi Merah Muda, Ini Penyebabnya

Tren
Malam Ini dan Besok Ada Fenomena Langit Konjungsi Bulan-Saturnus, Apa Itu?

Malam Ini dan Besok Ada Fenomena Langit Konjungsi Bulan-Saturnus, Apa Itu?

Tren
Sekolah Kedinasan 2020: IPDN Paling Favorit

Sekolah Kedinasan 2020: IPDN Paling Favorit

Tren
Tagihan Listrik Naik? Berikut Cara Mendapatkan Invoice Tagihan Listrik PLN

Tagihan Listrik Naik? Berikut Cara Mendapatkan Invoice Tagihan Listrik PLN

Tren
Kanye West Calonkan Diri Jadi Presiden AS, Ini Sumber Kekayaannya

Kanye West Calonkan Diri Jadi Presiden AS, Ini Sumber Kekayaannya

Tren
Bill Gates Salahkan Media Sosial atas Tingginya Kasus Covid-19 di AS

Bill Gates Salahkan Media Sosial atas Tingginya Kasus Covid-19 di AS

Tren
komentar
Close Ads X