Tips Berburu Bibit Gratis dari Kementerian Lingkungan Hidup agar Tak Kehabisan

Kompas.com - 28/09/2019, 07:20 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan bibit secara gratis. Twitter KLHKKementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan bibit secara gratis.

Lokasi persemaian

Di seluruh Indonesia, persemaian permanen tersebar di berbagai wilayah.

Adapun, lokasi dan nomor telepon masing-masing persemaian bisa dilihat di link berikut Lokasi dan Nomor Telepon Pembagian Bibit Gratis.

Untuk masyarakat Jakarta, Djati menyampaikan mereka bisa mencari bibit ke persemaian permanen di sekitar Jakarta

“Bisa ke Cimanggis, Sukabumi, ataun Kampus IPB Darmaga,” kata dia.

Seperti diketahui, KLHK membagikan bibit gratis. Setiap orang bisa dengan menunjukkan KTP-nya, bisa mendapatkan maksimal 25 pohon yang terdiri dari 5 pohon buah dan 20 pohon penghijauan.

Adapun syarat permohonan untuk mendapatkan bibit gratis tersebut, melansir dari akun resmi Instagram KLHK adalah sebagai berikut:

1. Mencantumkan jumlah, jenis bibit dan peruntukannya
2. Mencantumkan identitas lengkap dan alamat lengkap
3. Melampirkan fotocopy KTP
4. Mencantumkan nama dan nomor telepon kontak yang bisa dihubungi
5. Mencantumkan alamat lokasi tanam dan melampirkan peta/sket calon lokasi penanaman disertai koordinat geografisnya
6. Sanggup melaksanakan pemeliharaan tahun pertama dan tahun kedua
7. Menandatangani berita acara serah terima bibit.

Pembagian bibit gratis bertujuan untuk mempercepat rehabilitasi hutan dan lahan.

Adapun pembagian bibit gratis ini bisa dimanfaatkan untuk menghijaukan lingkungan sekitar seperti sekolah maupun tempat tinggal.

Djati mengungkapkan, jenis bibit yang disediakan adalah bibit-bibit kayu-kayuan seperti mahoni, jati, dan buah-buahan seperti pete, mangga, durian, rambutan, dan belimbing.

Ada pula daun salam dan pohon-pohon yang merupakan makanan yang disukai burung.

Bibit gratis yang disediakan ini tidak untuk diperjualbelikan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Berikut 46 Stasiun dan 13 Bandara Penyedia Rapid Test Antigen Beserta Harganya...

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Berikut 46 Stasiun dan 13 Bandara Penyedia Rapid Test Antigen Beserta Harganya...

Tren
Listyo Sigit Prabowo dan Sederet Kapolri Pendahulunya...

Listyo Sigit Prabowo dan Sederet Kapolri Pendahulunya...

Tren
10 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2021, Bagaimana dengan Indonesia?

10 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2021, Bagaimana dengan Indonesia?

Tren
Kenali, Berikut Tanda-tanda Suatu Gunung Api Mulai Aktif

Kenali, Berikut Tanda-tanda Suatu Gunung Api Mulai Aktif

Tren
Mendominasi Penduduk Indonesia, Mari Mengenal Generasi Z dan Milenial

Mendominasi Penduduk Indonesia, Mari Mengenal Generasi Z dan Milenial

Tren
[KLARIFIKASI] Daftar Hotel di Jakarta untuk Isolasi Mandiri yang Biayanya Ditanggung Pemerintah

[KLARIFIKASI] Daftar Hotel di Jakarta untuk Isolasi Mandiri yang Biayanya Ditanggung Pemerintah

Tren
Selain Raung, Berikut 5 Gunung yang Dinilai Mulai Aktif di Indonesia, Mana Saja?

Selain Raung, Berikut 5 Gunung yang Dinilai Mulai Aktif di Indonesia, Mana Saja?

Tren
Mengintip Spesifikasi Maung Pindad Versi Sipil yang Akan Dijual Mulai Rp 600 Jutaan

Mengintip Spesifikasi Maung Pindad Versi Sipil yang Akan Dijual Mulai Rp 600 Jutaan

Tren
Jam Buka dan Daftar 46 Stasiun di Jawa-Sumatera yang Layani Rapid Test Antigen

Jam Buka dan Daftar 46 Stasiun di Jawa-Sumatera yang Layani Rapid Test Antigen

Tren
PPKM Diperpanjang, Ini 52 Zona Merah di Jawa-Bali

PPKM Diperpanjang, Ini 52 Zona Merah di Jawa-Bali

Tren
Kemenkes: Vaksin Sinovac Berisi Virus Mati, Hampir Tak Mungkin Sebabkan Orang Terinfeksi

Kemenkes: Vaksin Sinovac Berisi Virus Mati, Hampir Tak Mungkin Sebabkan Orang Terinfeksi

Tren
Daftar Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2021, Indonesia Juara 1 di ASEAN, 20 Besar di Dunia

Daftar Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2021, Indonesia Juara 1 di ASEAN, 20 Besar di Dunia

Tren
Mengenal Lempeng Filipina Pemicu Gempa di Talaud, hingga Sejarah Gempanya

Mengenal Lempeng Filipina Pemicu Gempa di Talaud, hingga Sejarah Gempanya

Tren
Studi Temukan Vaksin Pfizer Kemungkinan Besar Efektif Lawan Varian Baru Virus Corona

Studi Temukan Vaksin Pfizer Kemungkinan Besar Efektif Lawan Varian Baru Virus Corona

Tren
Bupati Sleman Positif Covid-19 meski Sudah Divaksin, Ini Kata Kemenkes

Bupati Sleman Positif Covid-19 meski Sudah Divaksin, Ini Kata Kemenkes

Tren
komentar
Close Ads X