Di Balik Impor Sampah Plastik Berkedok Bahan Baku Industri

Kompas.com - 20/09/2019, 12:50 WIB
Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi di depan kontainer berisi sampah plastik, Jakarta, Rabu (18/9/2019) KOMPAS.COM/Yoga SukmanaDirjen Bea Cukai Heru Pambudi di depan kontainer berisi sampah plastik, Jakarta, Rabu (18/9/2019)

Menanggapi hal tersebut, Dwi mengatakan dampak positif dari adanya impor sampah plastik tersebut tak sebanding dengan akibat yang ditimbulkannya.

"Ada banyak pekerjaan lain yang lebih layak. Dan itu efek negatifnya lebih besar daripada keuntungannya," ucapnya.

Menurut Dwi, adanya impor sampah plastik ini juga menciderai kebanggaan negara.

"Ini kan mengurangi kebanggaan negara. Kok mau kita jadi tempat sampah negara lain. Sebaiknya, masyarakat diminta untuk mengolah atau memilah sampah dari negara sendiri. Itu lebih baik," ungkapnya.

Baca juga: Kritik Navicula di Soundrenaline 2019, Korupsi hingga Sampah Plastik

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X