Perjalanan Melankoli “Reunification Express” dalam 36 Jam

Kompas.com - 09/09/2019, 23:41 WIB
Tampak luar stasiun kereta api Hanoi yang memiliki arsitektur campuran kolonial Perancis dan modern, sama seperti bangunan lainnya di kota ini. Tim CeritalahTampak luar stasiun kereta api Hanoi yang memiliki arsitektur campuran kolonial Perancis dan modern, sama seperti bangunan lainnya di kota ini.

PADA 1936, ketika Perancis pertama kali meresmikan layanan kereta api “Transindochinois” yang menghubungkan Hanoi dengan Saigon, turut pula diadakan selebrasi gala, pertandingan olahraga, dan penerbitkan sejumlah perangko edisi khusus.

Semuanya dipimpin oleh sang Gubernur Jenderal yang karismatik, René Robin, dan Kaisar Vietnam Bao Dai.

Kereta api yang merupakan mahakarya dari era Gallic ini menyempurnakan perjalanan sejauh 1.730 km dalam 40 jam. Di dalamnya, terdapat empat kelas yang berbeda, gerbong yang berisikan tempat tidur dan gerbong restoran.

Sayangnya, penaklukkan Jepang terhadap Indochina Perancis dan meletusnya Perang Dunia II mengakhiri jadwal perjalanan kereta ini setelah hanya baru beroperasi selama 4 tahun, meninggalkan kenangan tentang perjalanan kereta api paling panjang di Asia Tenggara.

Baca juga: 5 Kuliner Wajib Coba saat Wisata ke Hanoi, Vietnam

Kini, layanan kereta api yang sekarang dikenal sebagai “Reunification Express” ini mungkin tidak terlalu mewah.

Namun dibandingkan perjalanan pesawat yang dilayani 60 kali sehari antara dua hub utama Vietnam itu, perjalanan kereta api dengan enam perjalanan setiap hari dengan lima kelas berbeda, dapat menjadi alternatif yang lebih romantis dan menenangkan.

Perjalanan kereta ini ditempuh dalam waktu 36 jam, atau lebih cepat empat jam dibandingkan dengan jadwalnya dulu ketika pertama kali beroperasi.

Team Ceritalah baru-baru ini melakukan perjalanan satu-setengah-hari dari Ibu Kota Vietnam menuju pusat bisnis di selatan, merasakan pengalaman lapisan sosial masyarakat Vietnam: dari penduduk utara yang cenderung pendiam, penduduk kawasan tengah yang lebih ceria dan lebih santai, serta penduduk yang ramah.

Baca juga: Berkunjung ke Hanoi, Jangan Lewatkan Kuliner Tradisional Kue Udang

Hal yang paling menyenangkan, jika tidak bisa disebut mendebarkan adalah detik-detik kereta melewati tepi laut Hue saat pagi hari.

Tim Ceritalah memesan ranjang bagian atas, yang tidak mudah untuk dipanjat, di mana tinggi ranjang dan tangga pijakan diletakan dengan posisi yang rumit. Bila dipikir-pikir, ranjang bagian atas lebih cocok untuk mereka yang atletis—atau pendaki gunung.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X