Keibodan, Barisan Pembantu Polisi Bentukan Jepang

Kompas.com - 28/12/2021, 13:00 WIB

KOMPAS.com - Organisasi kepemudaan yang bertugas sebagai barisan pembantu polisi yang melakukan tugas-tugas kepolisian, misalnya penjagaan lalu lintas dan pengamanan desa pada masa pemerintahan Jepang disebut Keibodan.

Keibodan dibentuk pada tanggal 29 April 1943. Anggota yang dapat diterima organisasi semimiliter ini hanyalah laki-laki dengan tubuh yang sehat dan telah mencapai usia tertentu.

Baca juga: Perbedaan Seinendan dengan Keibodan

Pembentukan Keibodan

Pada 1941, Jepang terlibat dalam Perang Pasifik melawan negara-negara Barat. Guna memenangkan perang, Jepang membutuhkan dukungan sumber daya manusia.

Ketika berhasil menanamkan kekuasaannya di Indonesia, Jepang pun berusaha memanfaatkan sumber daya manusianya untuk mencapai tujuan tersebut.

Jepang pun mulai memberikan pelatihan semi militer kepada para pemuda, dan mengatakan bahwa hal itu bertujuan untuk menjaga pertahanan Indonesia dari gangguan musuh.

Padahal sesungguhnya, Jepang membutuhkan peran pemuda Indonesia sebagai cadangan pasukan melawan Sekutu.

Para pemuda Indonesia tersebut kemudian dimasukkan ke dalam salah satu organisasi semimiliter bernama Keibodan.

Tugas dan anggota Keibodan

Keibodan dibentuk untuk menjadi pembatu polisi dengan tugas menjaga lalu lintas dan menjaga keamanan di desa-desa.

Mulanya, Jepang merekrut pemuda berusia 20-35 tahun untuk bergabung dalam organisasi ini. Namun, seiring berjalannya waktu diubah menjadi pemuda berusia 25-35 tahun.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi agar diterima dalam Keibodan adalah memiliki badan yang sehat serta berperilaku baik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gerakan Dakwah pada Masa Dinasti Abbasiyah

Gerakan Dakwah pada Masa Dinasti Abbasiyah

Stori
Apa Itu Munas 1957?

Apa Itu Munas 1957?

Stori
Sejarah Kepramukaan di Indonesia dan Dunia

Sejarah Kepramukaan di Indonesia dan Dunia

Stori
Sejarah Akademi Militer Tangerang

Sejarah Akademi Militer Tangerang

Stori
Hasil Kebudayaan Masyarakat Masa Berburu dan Meramu

Hasil Kebudayaan Masyarakat Masa Berburu dan Meramu

Stori
Marga-Marga Suku Pakpak

Marga-Marga Suku Pakpak

Stori
Daftar Marga Simalungun

Daftar Marga Simalungun

Stori
Legenda Tapaktuan

Legenda Tapaktuan

Stori
Sejarah Asal-Usul Marga Nasution

Sejarah Asal-Usul Marga Nasution

Stori
Suku Aneuk Jamee, Perantau Minang di Aceh

Suku Aneuk Jamee, Perantau Minang di Aceh

Stori
Asal-usul dan Sejarah Singkil

Asal-usul dan Sejarah Singkil

Stori
Tindakan Raffles yang Tidak Sesuai dengan Pandangan Liberal

Tindakan Raffles yang Tidak Sesuai dengan Pandangan Liberal

Stori
Peristiwa Pembantaian Rawagede 1947

Peristiwa Pembantaian Rawagede 1947

Stori
Proses Pembentukan Partai Politik di Awal Kemerdekaan

Proses Pembentukan Partai Politik di Awal Kemerdekaan

Stori
Kehidupan Politik Kerajaan Banten

Kehidupan Politik Kerajaan Banten

Stori
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.