Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Holocaust, Pembantaian Jutaan Yahudi oleh Hitler

Kompas.com - 18/10/2021, 08:00 WIB
Widya Lestari Ningsih,
Nibras Nada Nailufar

Tim Redaksi

Sumber History

KOMPAS.com - Holocaust atau Shoah adalah peristiwa pembunuhan massal orang-orang Yahudi di Eropa selama Perang Dunia II oleh Nazi Jerman yang dipimpin oleh Adolf Hitler.

Antara 1941-1945, Nazi Jerman secara sistematis telah membunuh sekitar enam juta orang Yahudi di seluruh wilayah Eropa yang didudukinya.

Selain orang Yahudi, sekitar lima juta orang lainnya juga menjadi target karena alasan rasial, politik, ideologi, dan orientasi seksual.

Pemusnahan ini dilakukan dengan cara pogrom (serangan dengan kekerasan), penembakan, dan pembunuhan massal di kamp-kamp menggunakan gas beracun.

Latar belakang

Dalam sejarahnya, umat Yahudi di Eropa telah menjadi korban diskriminasi sejak lama. Orang-orang Yahudi bahkan terkadang dipaksa untuk pindah agama atau tidak diizinkan untuk melakukan profesi tertentu.

Baca juga: Mengapa Hitler Membenci Yahudi?

Antara abad ke-17 hingga ke-19, sejumlah penguasa di Eropa mulai memberlakukan undang-undang untuk menghilangkan diskriminasi terhadap orang Yahudi.

Akan tetapi, paham antisemitisme telah mengakar pada masyarakatnya dan sulit untuk dihilangkan.

Bibit kebencian terhadap orang Yahudi pun muncul di benak Adolf Hitler sejak remaja. Dalam perkembangannya, berbagai peristiwa yang terjadi di sekitar Hitler membuat sikap anti-Yahudi yang tertanam dalam dirinya semakin kuat.

Bagi Hitler, yang terobsesi dengan superioritas bangsa Jerman, orang Yahudi adalah ras rendahan yang menjadi ancaman bagi kemurnian bangsanya.

Seperti banyak kalangan antisemit di Jerman, ia pun menyalahkan orang-orang Yahudi atas kekalahan Jerman pada Perang Dunia I.

Tidak hanya itu, Hitler bahkan menyalahkan orang-orang Yahudi atas segala sesuatu yang salah dengan dunia.

Ide-ide inilah yang membuka jalan bagi pembunuhan massal orang-orang Yahudi.

Baca juga: Pengertian Kejahatan Genosida dan Contohnya

Pembangunan kamp pemusnahan

Setelah penunjukan Adolf Hitler sebagai kanselir pada 1933, segera setelah itu Partai Nazi menjadi satu-satunya yang berkuasa di Jerman.

Nazi Jerman melaksanakan Holocaust secara bertahap, dimulai dengan pembangunan kamp-kamp pemusnahan yang dilengkapi dengan kamar gas beracun, kemudian dilanjutkan dengan eksperimen medis.

Kamp-kamp tersebut didirikan di Auschwitz, Belzec, Che?mno, Jasenovac, Majdanek, Maly Trostenets, Sobibor, dan Treblinka.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Peran Sunan Ampel dalam Mengembangkan Islam di Indonesia

Peran Sunan Ampel dalam Mengembangkan Islam di Indonesia

Stori
Sejarah Pura Pucak Mangu di Kabupaten Badung

Sejarah Pura Pucak Mangu di Kabupaten Badung

Stori
Sejarah Penemuan Angka Romawi

Sejarah Penemuan Angka Romawi

Stori
7 Organisasi Persyarikatan Muhammadiyah

7 Organisasi Persyarikatan Muhammadiyah

Stori
Natipij, Organisasi Kepanduan Islam Era Hindia Belanda

Natipij, Organisasi Kepanduan Islam Era Hindia Belanda

Stori
7 Situs Sejarah di Kabupaten Kediri

7 Situs Sejarah di Kabupaten Kediri

Stori
Sejarah Semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Sejarah Semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Stori
Sejarah Pura Luhur Batukaru di Tabanan

Sejarah Pura Luhur Batukaru di Tabanan

Stori
Kemajuan Peradaban Islam pada Masa Bani Umayyah di Andalusia

Kemajuan Peradaban Islam pada Masa Bani Umayyah di Andalusia

Stori
Kemajuan Peradaban Islam pada Masa Bani Umayyah di Damaskus

Kemajuan Peradaban Islam pada Masa Bani Umayyah di Damaskus

Stori
Kehidupan Ekonomi Manusia pada Masa Bercocok Tanam

Kehidupan Ekonomi Manusia pada Masa Bercocok Tanam

Stori
Latar Belakang Lahirnya Sumpah Pemuda

Latar Belakang Lahirnya Sumpah Pemuda

Stori
Prasangka dalam Keberagaman

Prasangka dalam Keberagaman

Stori
Sejarah Kedatangan Jepang ke Pulau Jawa

Sejarah Kedatangan Jepang ke Pulau Jawa

Stori
Kenapa Khalifah Al-Adil I Dijuluki Pedang Iman?

Kenapa Khalifah Al-Adil I Dijuluki Pedang Iman?

Stori
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com