Teori Monokausalitas dan Contoh Kasusnya dalam Sejarah

Kompas.com - 27/10/2021, 08:00 WIB
Lukisan penyerahan diri Pangeran Diponegoro kepada Jenderal de Kock pada 1830, yang menandai akhir Perang Diponegoro. Wikimedia CommonsLukisan penyerahan diri Pangeran Diponegoro kepada Jenderal de Kock pada 1830, yang menandai akhir Perang Diponegoro.

KOMPAS.com- Teori monokausalitas adalah bagian dari teori kausal atau berpikir kausalitas dalam ilmu sejarah.

Kausalitas adalah menghubungkan sebab dan akibat dari satu, dua atau lebih dalam peristiwa sejarah.

Kausalitas sangat penting dalam intrepetasi pembelajaran sejarah, terlebih dalam memahami suatu peristiwa.

Teori kausalitas terdiri dari teori monokausalitas dan multikausalitas.

Baca juga: Hubungan Kausalitas dalam Teks Eksplanasi

Monokausalitas

Teori monokausalitas atau berpikir monokausalitas adalah teori yang menghubungkan suatu peristiwa sejarah dengan sebab dan akibat yang pertama kali muncul.

Teori ini bersifat deterministik atau keniscayaan dengan mengembalikan kausalitas suatu peristiwa pada satu faktor saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Faktor ini dipandang sebagai faktor tunggal yang menjadi faktor kausal.

Teori monokausalitas berbeda dengan teori multikausalitas.

Jika monokausalitas hanya meyakini adanya satu faktor, maka teori multikausalitas, meyakin sebuah peristiwa sejarah dilatarbelakangi berbagai faktor.

Teori multikausalitas menjelaskan suatu peritiwa sejarah dengan berbagai penyebab.

Baca juga: Teori Konsepsi Wilayah Udara

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.