Mengapa Hitler Membenci Yahudi?

Kompas.com - 15/10/2021, 08:00 WIB
Potret tak bertanggal Kanselir Nazi Jerman Adolf Hitler (1889-1945). AFP PHOTO/HEINRICH HOFFMANNPotret tak bertanggal Kanselir Nazi Jerman Adolf Hitler (1889-1945).

KOMPAS.com - Adolf Hitler adalah pemimpin Nazi Jerman yang menjadi tokoh paling fenomenal selama Perang Dunia II.

Kala menjadi orang nomor satu di Jerman, ia dikenal sebagai sosok yang otoriter dan sangat kejam.

Salah satu bukti kekejamannya adalah pembantaian jutaan bangsa Yahudi atau yang dikenal dengan Holocaust.

Lantas, mengapa Hitler sangat membenci orang Yahudi?

Hitler mengenal antisemitisme

Adolf Hitler sebenarnya tidak menciptakan kebencian terhadap orang Yahudi. Dalam sejarahnya, umat Yahudi telah menjadi korban diskriminasi dan kekerasan sejak lama.

Alasannya adalah karena agama, di mana orang-orang Kristen menganggap kepercayaan Yahudi sebagai sebuah penyimpangan.

Baca juga: Partai Nazi: Berdirinya, Kepemimpinan Adolf Hitler, dan Pembubaran

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orang-orang Yahudi terkadang dipaksa untuk pindah agama atau tidak diizinkan untuk melakukan profesi tertentu.

Bibit kebencian Hitler terhadap orang Yahudi pun tidak jelas datangnya. Dalam bukunya yang berjudul Mein Kampf, perubahannya menjadi antisemit digambarkan sebagai hasil dari perjuangannya yang panjang dan melelahkan.

Diduga, keengganannya terhadap segala sesuatu yang berbau Yahudi muncul ketika ia tinggal dan bekerja sebagai pelukis di Wina (1908-1913).

Kala itu, hasutan anti-Yahudi memang sangat marak di Wina dan umumnya disebarkan melalui pamflet-pamflet.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan PBB terhadap Kemerdekaan Indonesia

Pengakuan PBB terhadap Kemerdekaan Indonesia

Stori
Dampak Jatuhnya Konstantinopel ke Tangan Turki Usmani

Dampak Jatuhnya Konstantinopel ke Tangan Turki Usmani

Stori
Biografi Imam Malik bin Anas, Pendiri Mazhab Maliki

Biografi Imam Malik bin Anas, Pendiri Mazhab Maliki

Stori
Dampak Dikeluarkannya Supersemar

Dampak Dikeluarkannya Supersemar

Stori
Biografi As'ad Humam, Penemu Iqro

Biografi As'ad Humam, Penemu Iqro

Stori
Kesultanan Utsmaniyah: Sejarah, Sultan, Kejayaan, dan Keruntuhan

Kesultanan Utsmaniyah: Sejarah, Sultan, Kejayaan, dan Keruntuhan

Stori
Pembagian Kasta dalam Masyarakat Hindu

Pembagian Kasta dalam Masyarakat Hindu

Stori
Asal-usul Nama dan Sejarah Kota Ambon

Asal-usul Nama dan Sejarah Kota Ambon

Stori
Mohammad Djamil, Dokter Pejuang Kemerdekaan dan Kemanusiaan

Mohammad Djamil, Dokter Pejuang Kemerdekaan dan Kemanusiaan

Stori
Sejarah Singkat Kekaisaran Kushan

Sejarah Singkat Kekaisaran Kushan

Stori
Strategi Dakwah Wali Songo

Strategi Dakwah Wali Songo

Stori
Sejarah Berdirinya Taj Mahal

Sejarah Berdirinya Taj Mahal

Stori
Toleransi Antarumat Beragama pada Masa Kerajaan Majapahit

Toleransi Antarumat Beragama pada Masa Kerajaan Majapahit

Stori
Tragedi Kebakaran Mal Klender 1998

Tragedi Kebakaran Mal Klender 1998

Stori
Misteri Pembunuhan Ditje, Peragawati Terkenal Era Orde Baru

Misteri Pembunuhan Ditje, Peragawati Terkenal Era Orde Baru

Stori
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.