Suku Indian, Penduduk Asli Benua Amerika

Kompas.com - 28/07/2021, 15:00 WIB
Suku Indian Amerika dalam Kongres Indian pada 1901. Encyclopedia/Jennifer TanabeSuku Indian Amerika dalam Kongres Indian pada 1901.

Hal inilah yang kemudian menimbulkan berbagai konflik antara bangsa Eropa dengan penduduk asli Amerika.

Pasalnya, tanah dan kebebasan Suku Indian perlahan-lahan mulai dikendalikan oleh orang-orang Eropa.

Perlawanan yang diupayakan Suku Indian pun sia-sia karena bangsa Eropa datang dengan budaya dan persenjataan yang lebih maju.

Ketika imigran kulit putih berdatangan, jumlah penduduk asli Amerika semakin berkurang.

Penurunan populasi tersebut disebabkan oleh penyakit seperti cacar air, perang, pembantaian, hingga perbudakan.

Pada akhirnya, Suku Indian semakin tergusur ke wilayah pedalaman hutan dan gurun.

Sedangkan kebudayaan bangsa Eropa semakin berkembang di Amerika.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dipindahkan ke Reservasi Indian

Memasuki abad ke-19, pemerintah Amerika Serikat dan Kanada secara resmi mencabut hak sebagian besar Suku Indian atas tanah dan kedaulatan mereka.

Mereka kemudian ditempatkan di wilayah tertentu yang disebut sebagai Reservasi Indian.

Sebagian besar penduduk pribumi secara hukum dilarang meninggalkan reservasi mereka.

Reservasi Indian umumnya sangat tertinggal dibandingkan dengan kota-kota di Amerika yang dihuni para imigran kulit putih.

Akibatnya, banyak Suku Indian yang akhirnya hidup dalam kemiskinan.

 

Referensi:

  • Pram. (2013). Suku Bangsa Dunia dan Kebudayaannya. Jakarta: Cerdas Interaktif.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Kongres Pertama Budi Utomo 1908

Hasil Kongres Pertama Budi Utomo 1908

Stori
Daftar Aktivis yang Diculik dan Hilang Tahun 1997/1998

Daftar Aktivis yang Diculik dan Hilang Tahun 1997/1998

Stori
Penerapan Pancasila pada Masa Orde Baru

Penerapan Pancasila pada Masa Orde Baru

Stori
Asal-usul Syekh Siti Jenar

Asal-usul Syekh Siti Jenar

Stori
Pemindahan Ibu Kota Kerajaan Mataram Kuno

Pemindahan Ibu Kota Kerajaan Mataram Kuno

Stori
Campur Tangan VOC di Kerajaan Mataram

Campur Tangan VOC di Kerajaan Mataram

Stori
Pengaruh Kolonialisme Portugis di Indonesia

Pengaruh Kolonialisme Portugis di Indonesia

Stori
Biografi Chairil Anwar, 'Si Binatang Jalang'

Biografi Chairil Anwar, "Si Binatang Jalang"

Stori
Kronologi Agresi Militer Belanda I

Kronologi Agresi Militer Belanda I

Stori
Teori Monokausalitas dan Contoh Kasusnya dalam Sejarah

Teori Monokausalitas dan Contoh Kasusnya dalam Sejarah

Stori
Penerapan Pancasila pada Masa Orde Lama

Penerapan Pancasila pada Masa Orde Lama

Stori
Mengapa VOC Melakukan Politik Adu Domba?

Mengapa VOC Melakukan Politik Adu Domba?

Stori
Asal-usul Ronggeng, Tari Magis dari Jawa

Asal-usul Ronggeng, Tari Magis dari Jawa

Stori
Kalang Obong, Tradisi Membakar Barang Orang Meninggal dari Kendal

Kalang Obong, Tradisi Membakar Barang Orang Meninggal dari Kendal

Stori
Ki Ageng Selo, Legenda Penangkap Petir

Ki Ageng Selo, Legenda Penangkap Petir

Stori
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.