Suku Indian, Penduduk Asli Benua Amerika

Kompas.com - 28/07/2021, 15:00 WIB
Suku Indian Amerika dalam Kongres Indian pada 1901. Encyclopedia/Jennifer TanabeSuku Indian Amerika dalam Kongres Indian pada 1901.

KOMPAS.com - Suku Indian adalah penduduk pribumi atau pemukim pertama di Benua Amerika yang diperkirakan datang dari Asia sekitar 15.000 tahun lalu.

Kala itu, mereka mengembara melewati Selat Bering karena mengikuti hewan buruan.

Suku Indian kemudian menetap dan mengembangkan kebudayaan menjadi berbagai suku yang tersebar di berbagai belahan Benua Amerika.

Bangsa Indian termasuk ras Mongoloid yang memiliki ciri-ciri rambut hitam lurus, kulit cokelat kemerahan, mata hitam, tulang pipi menonjol, dan memiliki wajah lebar.

Keberadaan penduduk asli Amerika ini mulai terancam sejak kedatangan bangsa Eropa pada akhir abad ke-15.

Asal penamaan Indian

Penduduk asli Amerika tidak pernah menyebut diri mereka sebagai Suku Indian sebelum pelaut Eropa yang dipimpin oleh Christopher Columbus datang.

Istilah ini berasal dari orang Eropa tersebut yang ketika bertemu dengan penduduk asli, mengira telah tiba di India (Asia).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga sejak saat itu penduduk asli Amerika disebut sebagai Suku Indian.

Baca juga: Sejarah Mulainya Perbudakan di Amerika Serikat

Asal-usul orang-orang Indian

Orang-orang Indian mulai menetap di Benua Amerika sejak sekitar 15.000 tahun lalu.

Mereka diperkirakan sebagai keturunan Asia yang masuk ke Benua Amerika melalui Selat Bering menuju Alaska yang saat itu masih terdapat jalan darat.

Belum diketahui secara pasti tentang alasan Suku Indian bermigrasi.

Akan tetapi, para peneliti memperkirakan mereka bermigrasi karena mengikuti hewan buruan atau dikejar oleh musuk.

Sesampainya di Benua Amerika, Suku Indian kemudian melajutkan perjalanan ke selatan menuju Amerika Tengah, Meksiko, dan sekitarnya.

Kala itu, mereka masih hidup dengan cara berpindah-pindah atau nonamden.

Ketika zaman es berakhir dan daratan Siberia-Alaska terputus karena pencairan es, Suku Indian tidak mempunyai piliihan selain menetap di Amerika.

Subsuku Indian

Seiring berjalannya waktu, mereka kemudian tersebar di berbagai wilayah dan mengembangkan kebudayaan menjadi berbagai suku.

Para cendekiawan antropoligi berargumen bahwa terpecahnya bangsa Indian ke dalam beberapa subsuku diakibatkan oleh penyimpangan gen dan proses adaptasi terhadap iklim.

Beberapa suku bangsa Indian yang tersebar di Benua Amerika misalnya Suku Apache, Sioux, Creek, Cheeroke, Navajo, Kiowa, Iroquois, Comanche, Lakota, Pueblo, Aztec, Inca, Maya, Red Skin, Tarahumara, dan Mandan.

Suku Indian memiliki ritual dan bahasa yang berbeda-beda di setiap subsuku.

Baca juga: Abolisionisme, Penghapusan Perbudakan di Amerika Serikat

Periode kolonisasi bangsa Eropa

Ketika bangsa Eropa menemukan Amerika, mereka menginginkan wilayahnya untuk dijadikan pemukiman kedua.

Hal inilah yang kemudian menimbulkan berbagai konflik antara bangsa Eropa dengan penduduk asli Amerika.

Pasalnya, tanah dan kebebasan Suku Indian perlahan-lahan mulai dikendalikan oleh orang-orang Eropa.

Perlawanan yang diupayakan Suku Indian pun sia-sia karena bangsa Eropa datang dengan budaya dan persenjataan yang lebih maju.

Ketika imigran kulit putih berdatangan, jumlah penduduk asli Amerika semakin berkurang.

Penurunan populasi tersebut disebabkan oleh penyakit seperti cacar air, perang, pembantaian, hingga perbudakan.

Pada akhirnya, Suku Indian semakin tergusur ke wilayah pedalaman hutan dan gurun.

Sedangkan kebudayaan bangsa Eropa semakin berkembang di Amerika.

Dipindahkan ke Reservasi Indian

Memasuki abad ke-19, pemerintah Amerika Serikat dan Kanada secara resmi mencabut hak sebagian besar Suku Indian atas tanah dan kedaulatan mereka.

Mereka kemudian ditempatkan di wilayah tertentu yang disebut sebagai Reservasi Indian.

Sebagian besar penduduk pribumi secara hukum dilarang meninggalkan reservasi mereka.

Reservasi Indian umumnya sangat tertinggal dibandingkan dengan kota-kota di Amerika yang dihuni para imigran kulit putih.

Akibatnya, banyak Suku Indian yang akhirnya hidup dalam kemiskinan.

 

Referensi:

  • Pram. (2013). Suku Bangsa Dunia dan Kebudayaannya. Jakarta: Cerdas Interaktif.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.