Aman Dimot, Pejuang yang Kebal Peluru

Kompas.com - 29/07/2021, 10:00 WIB
Panglima Aman Dimot (paling kanan) bersama rekan seperjuangannya.
.Panglima Aman Dimot (paling kanan) bersama rekan seperjuangannya.

KOMPAS.com - Aman Dimot merupakan salah satu pejuang asal Aceh yang melawan penjajahan Belanda tahun 1940-an. 

Di bawah pimpinan Ilyas Leube, Aman Dimot berperang dengan cara yang unik, yatitu dengan menghadang tank dan truk pasukan Belanda.

Tidak hanya itu, Aman Dimot juga dianggap kebal dan memiliki ilmu kanuragan (supranatural). 

Ia tidak tergores ketika disabet pedang dan tidak mempan sewaktu ditembak dengan peluru.

Baca juga: Andi Sultan Daeng Radja: Pendidikan, Peran, dan Perjuangannya

Pertempuran

Perjuangan Aman Dimot dalam melawan penjajah Belanda bermula pada tahun 1940-an. 

Kedatangan Belanda ke Sumatera Utara ini kemudian memicu pemberontakan dari warga Karo, Sumatera Utara. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, tanggal 30 Juli 1949, di sekitar Tanah Karo, Sumatera Utara, pasukan Bagura dan Mujahidin asal Aceh Tengah sedang mengintai serta menunggu tank dan 25 truk Belanda. 

Pasukan yang berjumlah 45 orang ini menggunakan persenjataan senapan dan kelewang.

Pasukan Barisan Gurilla Rakyat (Bagura) yang dipimpin Ilyas Leube bersama gerilyawan secara membabi buta menyerbu tank dan truk tersebut. 

Salah satu orang yang ada dalam puluhan serdadu tersebut adalah Aman Dimot.

Halaman:


Sumber Kompas.com
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.