Kabinet Sjahrir III: Susunan, Kebijakan, dan Pergantian

Kompas.com - 06/04/2021, 15:53 WIB
Soetan Sjahrir Institusi WikipediaSoetan Sjahrir

KOMPAS.com - Kabinet Sjahrir III menjadi kabinet ketiga yang dibentuk oleh Perdana Menteri Sutan Sjahrir, pada periode 2 Oktober 1946 sampai 27 Juni 1947. 

Sutan Sjahrir telah ditunjuk sebanyak tiga kali oleh Presiden Soekarno sebagai formatur kabinet dan membentuk Kabinet Sutan Sjahrir I, II, dan III.

Meskipun melalui Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) ketiga kabinet ini tidak menerima cukup banyak suara atau banyak mengalami pertentangan, Soekarno-Hatta tetap memberikan tanggung jawab pada Sjahrir sebagai formatur kabinet. 

Susunan

Para pejabat menteri yang menjabat pada Kabinet Sjahrir III di antaranya:

  1. Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri: Sutan Sjahrir
  2. Menteri Muda Luar Negeri: Haji Agus Salim
  3. Menteri Muda Dalam Negeri: M. Mohamad Rum (Masyumi)
  4. Menteri Pertahanan: Mr Amir Sjarifuddin (PSI)
  5. Menteri Muda Pertahanan: Harsono Tjokroaminoto (Masyumi)
  6. Menteri Kehakiman: Mr. Sutanto (PNI)
  7. Menteri Muda Kehakiman: Mr. Hadi
  8. Menteri Penerangan: Mohamad Natsir (Masyumi)
  9. Menteri Keuangan: Mr. Sjafruddin Prawiranegara
  10. Perdana Muda Keuangan: Mr. Lukman Hakim (PNI)
  11. Menteri Kemakmuran: Dr. Adnan Kapau Gani (PNI)
  12. Menteri Muda Kemakmuran: M. Jusuf Wibisiono (Masyumi)
  13. Menteri Perhubungan: Ir. Djuanda
  14. Menteri Muda Perhubungan: Stiadjid (Masyumi)
  15. Menteri Pekerjaan Umum: Ir. Putuhena (Parkindo)
  16. Menteri Muda Pekerjaan Umum: Ir. H. Laoh (PNI)
  17. Menteri Sosial: Mr. Maria Ulfah (Perwari/PPI)
  18. Menteri Muda Sosial: Mr. Abdulmadjid Djojoningrat
  19. Menteri Pengajaran: Mr. Suwandi
  20. Menteri Muda Pengajaran: Ir. Gunarso
  21. Menteri Agama: K. Haji Faturachman (Masyumi)
  22. Menteri Kesehatan: Dr. Darma Setiawan
  23. Menteri Kesehatan: Dr. J. Leimana (Parkindo)
  24. Menteri Negara: Sri Sultan Hamengkubuwono IX
  25. Menteri Negara: K. Haji Wachid Hasjim (Masyumi)
  26. Menteri Negara: Wikana (BP Kongres Pemuda)
  27. Menteri Negara: Dr. Sudarsono (Partai Sosialis)
  28. Menteri Negara: Mr. Tan Po Gwan (Partai Sosialis)
  29. Menteri Negara: Dr. Ernest Francois Eugene DK

Kebijakan 

Melanjutkan dari kabinet kedua yang dibentuk Sjahrir, pada kabinet ketiga ini Sjahrir kembali membuat kebijakan-kebijakan baru, yaitu:

  1. Menyempurnakan susunan pemerintah daerah berdasarkan kedaulatan rakyat.
  2. Mencapai koordinasi segala tenaga rakyat di dalam usaha Menegakkan Negara Republik Indonesia. 
  3. Serta pembangunan masyarakat yang berdasarkan keadilan dan peri kemanusiaan. 
  4. Berusaha untuk memperbaiki kemakmuran rakyat di antaranya dengan jalan pembagian pangan. 
  5. Berusaha untuk mempercepat keberesan tentang hal uang Republik Indonesia. 

Perjanjian Linggarjati 

Sementara usaha diplomasi masih terus berlangsung, Belanda telah menyusun kekuatan militernya guna untuk mengambil alih kekuasaan setelah Sekutu meninggalkan Indonesia. 

Belanda pun mulai melancarkan operasi-operasi militernya untuk menguasai daerah-daerah di Indonesia. 

Dalam keadaan ini, Sutan Sjahrir bertanggung jawab untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sehingga ia bersama ketiga tokoh nasional lainnya berniat untuk melakukan diplomasi hingga terbentuklah Perjanjian Linggarjati.

Pada tanggal 15 November 1946, diadakan sebuah perundingan yang terjadi antara pemerintah RI dengan Belanda di Desa Linggarjati. Dari perundingan tersebut terbentuklah Perjanjian Linggarjati yang ditandatangani pada 15 Maret 1947. 

Adapun isi dari Perjanjian Linggarjati, yaitu:

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X