Harapan Indonesia Menjadi Tuan Rumah Olimpiade

Kompas.com - 21/02/2020, 16:42 WIB
Atlet Angakt Besi Putra Indonesia, Eko Yuli Irawan berselebrasi setelah berhasil meraih medali emas di kelas 62 kilogram pada Asian Games 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8/2018). Ia menyumbang medali emas untuk Indonesia dengan melakukan angkatan total 311 kg (snatch 141 dan clean and jerk 170). KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOAtlet Angakt Besi Putra Indonesia, Eko Yuli Irawan berselebrasi setelah berhasil meraih medali emas di kelas 62 kilogram pada Asian Games 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8/2018). Ia menyumbang medali emas untuk Indonesia dengan melakukan angkatan total 311 kg (snatch 141 dan clean and jerk 170).

JAKARTA, KOMPAS.com - Selalu ada harapan agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah Olimpiade.

Adalah Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman yang mengatakan hal itu tatkala ambil bagian dalam saat peluncuran kampanye "Menangkan 28 Paket ke Olimpiade Tokyo 2020 Persembahan Visa" di Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Baca juga: Citi dan Visa Ajak Nasabahnya ke Olimpiade Tokyo Gratis, Ini Caranya

Dalam kesempatan itu, Riko didampingi oleh Head of Citi Cards & Loan Citi Indonesia Herman Soesetyo, dan Head of External Communications Citi Indonesia Ananta Wisesa.

Pihak Citi dan Visa juga memperkenalkan atlet angkat besi Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 Eko Yuli Irawan.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020, Eko Yuli Irawan Wujudkan Harapan

Menurut penjelasan Riko, Eko Yuli, peraih medali perak angkat besi Olimpiade Rio 2016, adalah satu dari 70 atlet dari 30 negara yang masuk dalam tim Visa pada Olimpiade Tokyo 2020.

Berfoto dari kiri ke kanan (arah pembaca) Head of External Communications Citi Indonesia Ananta Wisesa, Head of Citi Cards & Loan Citi Indonesia Herman Soesetyo, atlet angkat besi Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 Eko Yuli Irawan, dan Head of Client Relationship Management Leader PT Visa Worldwide Indonesia Jacqueline Hartono saat meluncurkan kampanye Menangkan 28 Paket ke Olimpiade Tokyo 2020 Persembahan Visa di Jakarta, Jumat (21/2/2020).
Kompas.com/Josephus Primus Berfoto dari kiri ke kanan (arah pembaca) Head of External Communications Citi Indonesia Ananta Wisesa, Head of Citi Cards & Loan Citi Indonesia Herman Soesetyo, atlet angkat besi Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 Eko Yuli Irawan, dan Head of Client Relationship Management Leader PT Visa Worldwide Indonesia Jacqueline Hartono saat meluncurkan kampanye Menangkan 28 Paket ke Olimpiade Tokyo 2020 Persembahan Visa di Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Tuan rumah

 Legenda bulu tangkis Susi Susanti saat diwawancari di CGV fX Sudirman sebelum nonton bareng Susi Susanti - Love All, Kamis (7/11/2019). KOMPAS.com/FARAHDILLA PUSPA Legenda bulu tangkis Susi Susanti saat diwawancari di CGV fX Sudirman sebelum nonton bareng Susi Susanti - Love All, Kamis (7/11/2019).

Riko lebih lanjut menerangkan bahwa Visa sudah meneken kontrak kerja sama sponsor untuk tiga pelaksanaan Olimpiade ke depan.

"Untuk tahun 2024, 2028, dan 2032, Visa sudah secure the contract sama Komite Olimpiade Internasional (IOC)," kata Rico.

Riko menambahkan, Visa adalah satu-satunya perusahaan pembayaran digital yang menjadi sponsor Olimpiade.

Bidang lain yang juga disponsori Visa adalah Piala Dunia Sepak Bola.

Kolase pebulu tangkis tunggal putra Alan Budikusuma (kiri) dan pemain tunggal putri Susy Susanti saat meraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992.Dok. Tribunnews Kolase pebulu tangkis tunggal putra Alan Budikusuma (kiri) dan pemain tunggal putri Susy Susanti saat meraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X