Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Perkembangan Embrio Ayam hingga Menetas

Kompas.com - 14/09/2022, 14:30 WIB
Serafica Gischa

Editor

Oleh: Ani Rachman, Guru SDN No.111/IX Muhajirin, Muaro Jambi, Provinsi Jambi

 

KOMPAS.comPerkembangan embrio ayam terjadi di luar tubuh ayam betina dalam bentuk telur yang dilindungi oleh cangkang.

Telur adalah tempat penimbunan zat gizi seperti, karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang diperlukan oleh embrio selama masa perkembangan sampai menetas.

Telur embrio dilengkapi dengan kantung kuning yang merupakan nutrisi untuk menyuplai perkembangan embrio selama di dalam cangkang.

Telur ayam memerlukan suhu hangat, sehingga induk ayam akan mengerami telurnya untuk menjaga telur agar tetap hangat.

Baca juga: Lebih Dahulu Telur atau Ayam?

Ilustrasi proses perkembangan embrio ayam hingga menetaswww.poultryhub.org Ilustrasi proses perkembangan embrio ayam hingga menetas

Induk ayam mengerami telurnya dalam waktu 21 hari sebelum kemudian menetas. Berikut ini adalah tahapan perkembangan embrio ayam mulai dari hari pertama hingga menetas: 

  • Hari pertama

Pada hari pertama, bentuk awal embrio belum terlihat jelas. Sel benih berkembang menjadi bentuk bulat seperti cincin dengan bagian tepinya yang berwarna gelap dan bagian tengah agak terang.

Bagian tengah ini merupakan sel benih betina yang sudah dibuahi yang dinamakan zigot blastoderm.

  • Hari kedua

Pada hari kedua, embrio mulai membentuk jantung, hati, dan pembuluh darah mulai berkembang. Letak telinga dan pembuluh saraf columna vertebrae (rangkaian tulang belakang) mulai terlihat.

Fase ini adalah saat yang penting dari kehidupan, sebab jantung sudah mulai. Peredaran darah dimulai dengan adanya kerja sama antara kantung darah dan kantung selaput kuning telur.

  • Hari ketiga

Pada hari ketiga, bentuk jantung embrio mulai terlihat jelas, kaki, dan sayap mulai terbentuk dan berkembang, posisi embrio mulai berputar, mulai tampak pembuluh darah, organ tubuh semakin lengkap, serta terbentuknya lidah.

Mulai terdapat adanya selaput amnion, cairan korio-alantois, dan umbilicalis. Ketiga cairan ini berfungsi menyalurkan nutrisi atau makanan ke embrio.

Baca juga: Kenapa Ayam Jantan Berkokok di Pagi Hari?

  • Hari keempat

Pada hari keempat perkembagan embrio mulai jelas. Mata mulai terbentuk, begitu juga dengan kaki dan sayap. Organ paru-paru dan hati sudah terbentuk, tetapi tidak terlihat dengan kasat mata. 

  • Hari kelima

Pada hari kelima, bentuk embrio sudah semakin tampak jelas dan bakal anggota tubuh mulai terbentuk. Ekor dan kepala sudah berdekatan sehingga tampak seperti huruf C. Embrio terletak di dalam amnion. Pembuluh darah semakin banyak dibandingkan pada hari sebelumnya.

  • Hari kedelapan

Pada hari kedelapan, bakal paruh dan kaki sudah mulai terbentuk, tulang punggung mulai mengeras, dan optik fesikel telah berubah sempurna menjadi mata.

  • Hari kesembilan

Jari kaki dan sayap mulai terbentuk. Selain itu, perut mulai menonjol karena organ dalamnya mulai berkembang. Pada masa-masa ini, embrio semakin mirip dengan ayam, dan mulutnya terlihat mulai membuka. Alat reproduksi, jantung, pernapasan, wajah, dan hidung mulai terlihat nyata. 

  • Hari kesepuluh

Sistem organ sudah berfungsi. Embrio sudah melakukan metabolisme yang ditandai dengan dihasilkannya urine, CO² dan zat lain yang dibuang pada albumin. Tulang punggung telah mengeras.

  • Hari ketiga belas

Sayap dan kaki mulai terlihat jelas dan tampak nyata. Paruh mulai mengeras, sisik dan kuku juga sudah mulai terlihat. Alantois menyusut menjadi membran korioalantois. Tubuh embrio sudah ditumbuhi bulu. Embrio akan berputar sehingga kepalanya tepat berada di bagian telur yang tumpul.

Baca juga: Tahukah Kamu, Stabilizer Kamera Terinpirasi dari Kepala Ayam?

  • Hari keempat belas

Kepala embrio ayam mulai memutar ke kantong udara dan tubuhnya sudah mulai ditutupi bulu.

  • Hari keenam belas

Pada hari ke-16, perkembangan yang terjadi yaitu cakar, sisik, dan paruh sudah semakin mengeras. Bentuk kepala hampir sempurna dan posisi embrio telah sejajar dengan bentuk telur yang memanjang.

Kuning telur membeku, sedangkan putih telur mengental dan semakin sedikit. Telinga, mata, dan ekor embrio menuju ke arah sempurna. Ginjal mulai dapat memproduksi urates (garam dari asam urat).

  • Hari ketujuh belas

Pada hari ke-17 terjadi pengurangan cairan embrionik. Selain itu, perkembangan yang terjadi adalah bentuk kepala, mata, ekor, sayap, dan kaki telah sempurna. Bulu sudah menutupi seluruh permukaan tubuh dan paruh mengarah ke kantong udara.

  • Hari kesembilan belas

Pada hari ke-19, vitellus (kuning telur) terserap dan menutup pusar (umbilicus). Anak ayam menembus selaput cangkang telur bagian dalam dan bernapas melalui rongga udara.

Paruh ayam sudah cukup kuat untuk mematuk selaput cangkang dalam. Pernapasan dengan paru-paru mulai berlangsung.

Baca juga: Hewan Mamalia: Ciri-ciri dan Contohnya

  • Hari kedua puluh

Kuning telur sudah masuk sepenuhnya ke dalam tubuh embrio. Embrio yang bentuknya hampir sempurna ini menembus selaput cairan dan mulai bernapas menggunakan udara di kantung udara. Saluran pernapasan mulai berfungsi dan bekerja sempurna.

  • Hari kedua puluh satu 

Pada hari ke 21, embrio di dalam cangkang telur telah berbentuk anak ayam dengan sempurna. Anak ayam akan mematuk cangkang telur dengan paruhnya dan menetas keluar dari cangkang. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Mengenal 5 Bahaya Penyalahgunan Narkoba

Mengenal 5 Bahaya Penyalahgunan Narkoba

Skola
Isi Serat Wulangreh Pupuh Dhandhanggula

Isi Serat Wulangreh Pupuh Dhandhanggula

Skola
30 Contoh Penggunaan Gerund dalam Kalimat Bahasa Inggris

30 Contoh Penggunaan Gerund dalam Kalimat Bahasa Inggris

Skola
Makna Serat Wulangreh Pupuh Pangkur

Makna Serat Wulangreh Pupuh Pangkur

Skola
Jenis-jenis Kelompok Sosial Tidak Teratur

Jenis-jenis Kelompok Sosial Tidak Teratur

Skola
Serat Wulangreh Pupuh Megatruh

Serat Wulangreh Pupuh Megatruh

Skola
Pengertian Paguyuban beserta Jenis dan Contohnya

Pengertian Paguyuban beserta Jenis dan Contohnya

Skola
Fakta dari Serat Wulangreh

Fakta dari Serat Wulangreh

Skola
4 Faktor Pendorong Interaksi Sosial

4 Faktor Pendorong Interaksi Sosial

Skola
8 Nama Ibu Kota Negara Bagian di Australia

8 Nama Ibu Kota Negara Bagian di Australia

Skola
4 Ciri Negara yang Menganut Asas Kedaulatan Rakyat

4 Ciri Negara yang Menganut Asas Kedaulatan Rakyat

Skola
Apa Itu Dampak Afektif, Kognitif, dan Konatif Komunikasi?

Apa Itu Dampak Afektif, Kognitif, dan Konatif Komunikasi?

Skola
Perbedaan Singkatan dan Akronim, Apa Sajakah Itu?

Perbedaan Singkatan dan Akronim, Apa Sajakah Itu?

Skola
7 Ciri-ciri yang Dimiliki Planet Mars

7 Ciri-ciri yang Dimiliki Planet Mars

Skola
Kelangkaan: Pengertian dan Contohnya

Kelangkaan: Pengertian dan Contohnya

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com