Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/04/2024, 15:00 WIB
Monika Novena,
Resa Eka Ayu Sartika

Tim Redaksi

Sumber Healthline

KOMPAS.com - Vitamin D memengaruhi banyak fungsi tubuh, termasuk kesehatan tulang.

Penelitian juga menunjukkan kadar vitamin D yang rendah mungkin menjadi faktor risiko penyakit autoimun.

Baca juga: Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Kekurangan Vitamin D?

Sayangnya, banyak orang yang tidak sadar mengalami kekurangan vitamin D karena sulit untuk mengetahuinya.

Nah, selain mendapatkan vitamin D dari sinar matahari, kita juga bisa memperolehnya melalui asupan makanan. Lalu apa saja makanan yang mengandung vitamin D?

Berikut beberapa di antaranya seperti dikutip dari Healthline.

1. Ikan berlemak

Salmon adalah ikan berlemak yang populer dan sumber vitamin D.

Menurut Basis Data Komposisi Makanan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) 100 gram salmon Atlantik yang dibudidayakn mengandung 526 IU vitamin D, atau 66% dari nilai harian (DV).

Nilai harian (DV) untuk vitamin D adalah 800 IU (20 mcg).

Sementara untuk salmon hasil tangkapan liar memiliki lebih banyak vitamin D. Jumlah vitamin D akan bervariasi tergantung di mana salmon ditangkap dan waktu dalam setahun.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kandungan vitamin D pada salmon yang ditangkap di laut Baltik berkisar antara 556–924 IU vitamin D per 100 gram.

Baca juga: Kenali Gejala Kekurangan Vitamin D dan Faktor Risikonya

2. Kuning telur

Ikan bukan satu-satunya sumber vitamin D. Telur utuh adalah sumber lain yang baik, sekaligus makanan bergizi tinggi.

Sebagian besar protein dalam telur ditemukan di bagian putihnya, dan lemak, vitamin, dan mineral sebagian besar ditemukan di kuning telur.

Kuning telur dari satu telur besar mengandung 37 IU vitamin D, atau 5% dari DV.

Namun beberapa faktor memengaruhi tingkat vitamin D kuning telur, termasuk paparan sinar matahari pada ayam, kandungan vitamin D pada pakan ayam akan meningkatkan vitamin D pada telur.

Ayam yang dipelihara di luar ruangan di bawah sinar matahari tentu akan menghasilkan telur dengan kadar 3-4 kali lebih tinggi.

Halaman:
Sumber Healthline
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com