Kompas.com - 28/01/2022, 14:30 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com - Rambut ketiak biasanya mulai tumbuh sejak masa pubertas.

Pada usia 10-12 tahun untuk wanita dan 11-14 tahun untuk pria, kelenjar pituitari memicu hormon yang disebut androgen di ovarium dan testis.

Hormon androgen ini mengaktifkan kelenjar keringat apokrin yang

berhubungan dengan folikel rambut di daerah kemaluan dan ketiak.

Bagi beberapa orang, bulu ketiak dianggap mengganggu penampilan sehingga harus dicukur secara rutin.

Baca juga: Kenapa Ulat Bulu Dapat Menyebabkan Rasa Gatal pada Kulit?

Namun, sebagaimana rambut lain di tubuh, bulu ketiak juga memiliki fungsinya tersendiri.

Fungsi bulu ketiak

Dilansir dari Healthline, berikut adalah fungsi bulu ketiak yang mungkin belum banyak diketahui.

1. Bulu ketiak bagus untuk feromon

Siapa sangka bahwa bulu ketiak sebenarnya bisa membantu seseorang mendapatkan pasangan.

Ini karena ketiak mengeluarkan bau yang mengandung feromon, yakni bahan kimia alami yang berperan dalam daya tarik seksual.

Dengan membiarkan bulu ketiak tetap utuh, ia memerangkap bau karena kelembapan atau keringat menempel pada rambut sehingga membuat feromon lebih kuat.

Baca juga: Burung yang Bermigrasi Punya Warna Bulu Lebih Pucat, Kenapa Bisa Begitu?

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.