Kompas.com - 23/01/2022, 16:32 WIB
Ilustrasi orang yang mengalami defisit nutrisi freepikIlustrasi orang yang mengalami defisit nutrisi

KOMPAS.com - Tubuh kita memerlukan nutrisi agar tetap sehat. Namun, terkadang pola makan yang kita lakukan tidak memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Jika terjadi terus menerus makan ini akan memicu kondisi defisit nutrisi.

Defisit nutrisi

Menurut Tim Pokja SDKI DPP PPNI tahun 2017, defisit nutrisi adalah asupan nutrisi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolisme. Nutrisi, seperti vitamin dan mineral, penting bagi tubuh agar tetap berfungsi dengan baik.

Baik vitamin dan mineral bisa ditemukan dalam makanan. Namun, terkadang asupan makanan tidak cukup. Bisa jadi karena pemilihan menu makanan yang tidak sesuai atau orang tersebut memiliki gangguan untuk makan secara fisik atau psikologis.

Kekurangan nutrisi bisa menghambat metabolisme dan fungsi tubuh lainnya. Hal ini akan menyebabkan tubuh mengalami beberapa masalah kesehatan.

Penyebab defisit nutrisi

Beberapa kondisi berikut adalah yang dapat memicu defisit nutrisi:

  • Ketidakmampuan menelan makanan
  • Ketidakmampuan mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan
  • Peningkatan kebutuhan metabolisme
  • Faktor ekonomi (misalnya keuangan tidak mendukung untuk menyediakan makanan yang bergizi)
  • Faktor psikologis (misalnya stres berkepanjangan yang membuat tidak mau makan)

Baca juga: Kandungan Nutrisi dan Manfaat Ikan Lele

Gejala defisit nutrisi

Defisit nutrisi akan menunjukkan gejala yang bisa diwaspadai. Terdapat 6 gejala defisit nutrisi secara umum yang paling sering ditemui:

1. Rambut rontok parah

Normalnya, rambut tiap orang akan rontok hingga 100 helai per hari. Namun, jika Anda mengalami rontok parah hingga lebih dari ini, bisa jadi itu merupakan tanda kekurangan nutrisi.

Salah satu contoh penyebab rambut rontok yang berkaitan dengan nutrisi adalah kekurangan zat besi. Tidak hanya rambut rontok, biasanya gejala akan disertai lesu dan gangguan tiroid, sering pusing, pucat, dan otot lemah.

2. Rasa terbakar pada kaki atau lidah

Rasa terbakar pada kaki atau lidah merupakan gejala defisit nutrisi vitamin B12. Gejala ini umumnya disertai konstipasi, keseimbangan terganggu, daya ingat menurun, dan kulit kering.

Vitamin B12 adalah nutrisi yang memegang peran penting untuk memproduksi hemoglobin, yaitu bagian dari sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Selain itu, vitamin B12 juga dibutuhkan untuk sistem pencernaan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.