Kompas.com - 23/01/2022, 13:30 WIB
Ilustrasi memakai masker di rumah demi mencegah penularan Covid-19. SHUTTERSTOCKIlustrasi memakai masker di rumah demi mencegah penularan Covid-19.

KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mengizinkan pasien yang terkonfirmasi terpapar Covid-19 varian Omicron untuk isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus COVID-19 Varian Omicron yang telah ditetapkan pada 17 Januari 2022 lalu.

"Pasien konfirmasi Omicron saat ini bisa melakukan isolasi mandiri di rumah," terang Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, drg Widyawati, MKM dikutip dari laman resmi Kemenkes RI, Jumat (21/1/2022).

"Namun tidak semua pasien konfirmasi Omicron bisa melakukan isoman, karena ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan," lanjutnya.

Baca juga: Tren Peningkatan Kasus Covid-19 di Indonesia, Apakah Akibat Omicron? Ini Kata Kemenkes

Adapun dalam SE Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 disebutkan, bahwa kasus probable dan konfirmasi varian Omicron, baik yang bergejala (simptomatik) maupun tidak bergejala (asimptomatik) harus melakukan isolasi.

Kemudian, SE tersebut juga menetapkan pasien Covid-19 tanpa gejala serta bergejala ringan dapat melakukan isolasi mandiri apabila memenuhi syarat klinis dan syarat rumah.

Berikut syarat klinis bagi pasien tanpa gejala dan bergejala ringan:

  • Pasien berusia kurang dari 45 tahun.
  • Pasien tidak memiliki komorbid atau penyakit penyerta.
  • Pasien dapat mengakses telemedisin maupun layanan kesehatan lainnya.
  • Serta berkomitmen untuk tetap diisolasi sebelum diizinkan keluar.

Sementara untuk syarat rumah dan peralatan pendukung lainnya yang diatur meliputi:

  • Pasien harus dapat tinggal di kamar terpisah, lebih baik lagi jika berada di lantai yang terpisah.
  • Memiliki kamar mandi di dalam rumah yang terpisah dari anggota keluarga.
  • Pasien dapat mengakses pulse oximeter.

Apabila pasien tidak memenuhi syarat klinis dan syarat rumah, maka pasien diharuskan melakukan isolasi di fasilitas isolasi terpusat.

Baca juga: Mungkinkah Infeksi Omicron dan Delta Terjadi Bersamaan? Ini Kata Pakar

Selama isoman, pasien yang terinfeksi virus corona harus dipantau oleh Puskesmas maupun Satgas Covid-19 setempat.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.