Banyak Wilayah Banjir, Ini Daftar Daerah Berpotensi Banjir Beberapa Hari ke Depan

Kompas.com - 07/12/2021, 17:32 WIB
Banjir rob kembali menerjang pemukiman warga di jalan Lodan RW 8, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara pada Selasa (7/12/2021). KOMPAS.COM/ IRA GITAbBanjir rob kembali menerjang pemukiman warga di jalan Lodan RW 8, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara pada Selasa (7/12/2021).

KOMPAS.com - Sejumlah wilayah di tanah air sedang dilanda hujan intensitas deras dan mengakibatkan berbagai bencana, salah satunya banjir bandang.

Selain itu, beberapa waktu terakhir ini juga terjadi banjir bandang yang tidak hanya melanda satu wilayah saja, namun ada beberapa wilayah lainnya yang terkena banjir bandang, mulai dari Pulau Jawa, Bali, Kalimantan sampai Sulawesi.

Banyak sekali video bencana banjir ini beredar di media sosial, di antaranya seperti yang terjadi di beberapa ruas jalanan Denpasar, Bali (6/12/2021).

Jalan Raya Puputan Renon, Jalan By Pass IB Mantra, dan Jalan Tukad Shangyang Denpasar dikabarkan tergenang air yang mengganggu pengguna jalan. Bahkan, dilaporkan akibat cuaca ekstrem ini memicu hujan disertai angin kencang yang membuat pohon tumbang di kawasan Jalan Raya Sesetan, Bali.

Baca juga: Banyak Daerah Banjir, Sampai 9 Desember Cuaca Ekstrem Berpotensi Hantam Wilayah Ini

Selain di Bali, laporan terbaru juga didapatkan terjadi luapan aliran Sungai Kapuas yang menyebabkan Kota Pontianak, Kalimantan Barat terkena banjir, Selasa (7/12/2021) yang menenggelamkan rumah warga, fasilitas umum dan ruas jalan.

Sementara itu, di daerah Sulawesi Selatan, Selasa (7/12/2021) juga dilanda banjir bandang. 

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyebutkan, sejauh ini hujan deras memicu genangan air hingga 1,5 meter di 16 titik di Makassar.

Diduga selain curah hujan yang deras, banjir di Makassar juga ini terkait dengan masalah drainase, pompa dan kondisi kanal.

Sedangkan, banjir yang melanda 4 kecamatan di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan sejak Minggu, 5 Desember 2021, telah memakan korban jiwa.

Seorang bocah ditemukan tewas oleh tim Search and Rescue (SAR) gabungan, sementara seorang balita masih dalam pencarian.

AK (8) yang sebelumnya dilaporkan hilang terbawa arus sejak Senin, (6/12/2021) akhirnya ditemukan tidak bernyawa oleh tim SAR gabungan yang melakukan pencarian. 

Sebagian besar insiden banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia ini telah merendam rumah warga, perkebunan dan lahan pertanian, menghanyutkan rumah ataupun benda-benda berharga milik warga, merusak fasilitas publik, bahkan menyebabkan kesakitan fisik sampai korban jiwa.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.