Kompas.com - 20/09/2021, 20:02 WIB
Ilustrasi planet Jupiter. Tumbukan asteroid menghantam Jupiter, tidak berdampak pada Bumi. SHUTTERSTOCK/Vadim SadovskiIlustrasi planet Jupiter. Tumbukan asteroid menghantam Jupiter, tidak berdampak pada Bumi.


KOMPAS.com - Astronom amatir Indonesia, Marufin Sudibyo mengatakan, telah terjadi tumbukan benda langit yang diduga asteroid terbaru pada Planet Jupiter.

Menurut Marufin, benda langit kecil itu, diduga merupakan komet atau asteroid. 

"Ukurannya sangat kecil sehingga tak mungkin terdeteksi dari Bumi sebelum peristiwa tumbukan terjadi," kata Marufin kepada Kompas.com, Senin (20/9/2021).

Berdasarkan intensitas kilatan cahayanya dan tidak terdeteksinya plume tumbukan sebagaimana kejadian Juli 2009 silam, maka cukup yakin untuk mengatakan bahwa diameter benda langit mini yang menumbuk Jupiter kali ini sekitar 100 meter. 

Lebih lanjut, kata Marufin, adanya tumbukan asteroid yang menghantam Jupiter ini terlacak dari sebuah kilatan cahaya putih di tengah cakram Jupiter.

"Kilatan cahaya putih di tengah cakram Jupiter ini menjadi penanda terjadinya tumbukan asteroid kecil di Jupiter," kata Marufin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ilmuwan Temukan Asteroid antara Mars-Jupiter Bernilai 10 Juta Triliun Dollar AS

 

Kapan terjadinya tumbukan asteroid terhadap Planet Jupiter?

Peristiwa asteroid menghantam Jupiter tampak dari kilatan cahaya produk tumbukan ini yang terdeteksi pada 14 September 2021 lalu pada jam 05.39 WIB, dari 3 lokasi yang berbeda yaitu Brasil, Jerman dan Perancis.

Kilatan terdeteksi oleh sejumlah astronom amatir di Amerika Selatan dan Eropa, yang pada saat itu tengah menjalani waktu malam atau sekitar tengah malam. 

Astronom-astronom amatir tersebut merupakan bagian dari jejaring pengamat langit yang secara konsisten melaksanakan pengamatan berkelanjutan terhadap planet Jupiter

Secara keseluruhan terdapat 5 laporan kesaksian terjadinya tumbukan asteroid terhadap Jupiter pada waktu tersebut.

Sebagian dilengkapi citra, sebagian merupakan laporan visual.

Citra dari Harald Palaske (Jerman) ini mengesankan dimensi kilatan produk tumbukan asteroid tersebut setara bayangan Io yang sedang mengalami transit (gerhana) terhadap Jupiter.

Baca juga: Jika Asteroid Tidak Menghantam Bumi, Apa Dinosaurus Tetap Ada?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.