Kompas.com - 20/09/2021, 16:00 WIB
Pusat Perbelanjaan Millenia Walk di dekat distrik Marina Bay, Singapura terlihat lenggang, Sabtu pagi (18/9/2021). Singapura saat ini berada dalam status masa persiapan transisi hidup bersama Covid-19 yang endemik. KOMPAS.com/ERICSSENPusat Perbelanjaan Millenia Walk di dekat distrik Marina Bay, Singapura terlihat lenggang, Sabtu pagi (18/9/2021). Singapura saat ini berada dalam status masa persiapan transisi hidup bersama Covid-19 yang endemik.

KOMPAS.com - Penyebaran virus corona di dunia masih terus bertambah dari hari ke hari. Sejumlah negara mengumumkan lonjakan kasus baru Covid-19, seperti Singapura, Malaysia, dan Australia.

Dilansir dari laman Worldometers, hingga Senin (20/9/2021) pagi, total kasus Covid-19 di dunia terkonfirmasi sebanyak 229.291.098 (229 juta) kasus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 205.914.152 (205 juta) pasien telah sembuh dan 4.705.472 orang meninggal dunia.

Kasus aktif hingga saat ini tercatat sebanyak 18.671.474 dengan rincian 18.572.456 pasien (99,5 persen) dengan kondisi ringan dan 99.018 pasien (0,5 persen) dalam kondisi serius atau kritis.

Baca juga: 6 Khasiat Qusthul Hindi, Herbal yang Disebut sebagai Obat Covid-19

Perlu diketahui, jumlah kasus harian di negara tetangga juga mengalami peningkatan kasus harian Covid-19. Bagaimana kondisinya?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Singapura

Singapura dilaporkan sedang menghadapi gelombang baru pandemi Covid-19. Gelombang keenam yang dimulai sejak 23 Agustus lalu sejauh ini telah menginfeksi lebih dari 8.000 warga "Negeri Singa”.

Singapura mencatatkan lebih dari 1.000 kasus baru Covid-19 selama dua hari berturut-turut pada Sabtu dan Minggu.

Kementerian Kesehatan Singapura melaporkan pada Minggu (19/9/2021), jumlah kasus harian Covid-19 bertambah 1.012. Ini adalah kasus tertinggi yang dilaporkan di "Negeri Singa" sejak April 2020.

Sementara itu, pada Sabtu (18/9/2021), tercatat ada 1.009 kasus harian Covid-19 di Singapura.

Walau kembali menghadapi lonjakan kasus yang didominasi varian Delta, Singapura tetap berada dalam status masa persiapan transisi hidup bersama Covid-19 yang endemik.

Menteri Kesehatan Ong Ye Kung menyampaikan, lonjakan ini tidak mengejutkan karena dialami setiap negara, misalnya Inggris dan Denmark yang melonggarkan kehidupan sosial serta memutuskan hidup berdampingan dengan virus corona.

Pada 6 September 2021, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Multi-Kementerian Singapura Lawrence Wong mengatakan, tingkat reproduksi (R) virus corona lebih dari 1.

"Ini berarti kita bisa memiliki 1.000 kasus harian dalam dua minggu, atau mungkin 2.000 kasus harian dalam sebulan," kata Wong.

Dalam epidemiologi, R adalah jumlah orang yang rata-rata akan menularkan virus corona kepada satu orang yang terinfeksi.

Sementara itu, pada Jumat (17/9/2021), Ong Ye Kung mengatakan, jumlah kasus berlipat ganda setiap minggu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.