Belajar dari Kasus Dinar Candy, Bagaimana Cara Mengatasi Stres saat Pandemi?

Kompas.com - 06/08/2021, 16:03 WIB
Ilustrasi stres saat pandemi Covid-19. PPKM untuk mengendalikan kasus Covid-19, seringkali memengaruhi kesehatan mental seperti memicu stres dan depresi. SHUTTERSTOCKIlustrasi stres saat pandemi Covid-19. PPKM untuk mengendalikan kasus Covid-19, seringkali memengaruhi kesehatan mental seperti memicu stres dan depresi.


KOMPAS.com - Stres dan depresi selama pandemi Covid-19 seringkali dialami banyak orang. Salah satunya yang dialami Dinar Candy, yang mengaku stres karena PPKM diperpanjang lagi.

Aksinya mengenakan bikini di pinggir jalan, dilakukan Dinar Candy sebagai bentuk protes atas kebijakan perpanjangan PPKM hingga 9 Agustus 2021.

Seperti diberitakan Kompas.com, Jumat (6/8/2021), unggahan foto saat dia berpakaian bikini di Instagram telah dihapus.

Namun dalam unggahan tersebut, tampak Dinar Candy membawa papan bertuliskan, "Saya stres karena PPKM diperpanjang lagi."

Dalam keterangan di foto tersebut, Dinar Candy juga mengimbau agar masyarakat tidak menirunya.

Akibat aksinya tersebut, Dinar Candy ditangkap polisi, atas dugaan melanggar Undang-undang Pornografi dan Undang-undang ITE.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Ini Tips Tidak Jenuh dan Stres Kebanyakan Virtual Daring

 

Pandemi Covid-19 telah berdampak besar terhadap kesehatan mental. Seperti apa yang dialami Dinar Candy, perpanjangan PPKM juga mungkin dikeluhkan oleh sebagian masyarakat, dan menyebabkan berbagai perasaan seperti stres hingga depresi.

PPKM adalah salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi penyebaran virus corona dan menekan laju infeksi serta kematian akibat Covid-19.

Namun, kondisi social distancing ini seringkali membuat kita merasa terisolasi, kesepian dan meningkatkan stres serta kecemasan, dilansir dari situs resmi CDC Amerika Serikat.

Stres selama pandemi dapat mengakibatkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan. Dampak stres saat pandemi Covid-19 antara lain sebagai berikut.

  • Perasaan takut, marah, sedih, khawatir, mati rasa, atau frustrasi
  • Perubahan nafsu makan, energi, keinginan, dan minat
  • Kesulitan berkonsentrasi dan membuat keputusan
  • Sulit tidur atau mimpi buruk
  • Reaksi fisik, seperti sakit kepala, nyeri tubuh, masalah perut, dan ruam kulit
  • Memburuknya masalah kesehatan kronis
  • Memburuknya kondisi kesehatan mental
  • Peningkatan penggunaan tembakau, alkohol, dan zat lainnya

Rasa stres akibat pembatasan sosial, maupun PPKM seperti yang dialami Dinar Candy adalah perasaan yang wajar. Menurut CDC, rasa stres, cemas, sedih dan khawatir saat pandemi Covid-19 adalah perasaan yang wajar bagi siapapun.

Baca juga: Stres Selama Pandemi Covid-19, Harus Bagaimana?

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CDC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.