Kompas.com - 09/07/2021, 16:02 WIB
Ilustrasi gejala Covid-19. freepikIlustrasi gejala Covid-19.
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru yang disebut SARS-CoV-2.

Sejak ditemukan pada bulan Desember 2019 lalu, Covid-19 telah menjadi pandemi global yang melanda banyak negara.

Penyakit yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China, ini menimbulkan berbagai gejala, mulai dari gejala ringan hingga gejala serius.

Bahkan, seseorang dapat terinfeksi virus corona tanpa mengalami gejala-gejala umum Covid-19.

Gejala Covid-19

Dilansir dari World Health Organization (WHO), gejala ringan Covid-19 yang umum dialami adalah demam, batuk kering, dan kelelahan.

Baca juga: Ilmuwan Ungkap Mengapa Pria Lebih Mungkin Terinfeksi Covid-19 Gejala Parah

Ada pula gejala lain yang kurang umum, namun dialami oleh sejumlah pasien Covid-19, yakni kehilangan rasa atau bau, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot atau sendi, berbagai jenis ruam kulit, mual atau muntah, diare, dan menggigil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, gejala serius Covid-19 meliputi sesak napas, kehilangan selera makan, kebingungan, nyeri atau tekanan di bagian dada, dan suhu tinggi di atas 38 derajat celcius.

Berdasarkan pengelompokkan gejalanya, dokter menyarankan penanganan dan pengobatan yang berbeda pada pasien Covid-19.

Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc SpP(K), dokter spesialis paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dari Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, menyarankan setiap orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, baik tanpa gejala maupun bergejala ringan, untuk segera menjalankan isolasi mandiri di rumah.

“Anda tidak dibolehkan isolasi mandiri kalau Anda sesak napas,” ujar dr. Erlina, dalam webinar bertajuk “Isolasi Mandiri Pasien Covid”, Jumat, 2 Juli 2021.

Baca juga: Obat dan Vitamin untuk Covid-19 Tanpa Gejala Menurut Dokter

Selain gejala sesak napas, pasien Covid-19 yang saturasi oksigennya di bawah 94 persen juga direkomendasikan untuk segera menghubungi fasilitas kesehatan.

“Memang sekarang rumah sakit luar biasa penuhnya, jadi saya kira manfaatkanlah puskesmas,” katanya.

Perbedaan gejala Covid-19 dan flu biasa

Covid-19 dan flu merupakan penyakit pernapasan yang menular, namun disebabkan oleh virus yang berbeda.

Sebagaimana yang telah disebutkan, Covid-19 disebabkan oleh SARS-CoV-2 dan flu disebabkan oleh infeksi virus influenza.

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Covid-19 tampaknya menyebar lebih mudah dibandingkan flu dan menyebabkan gejala yang lebih serius.

Baca juga: Obat dan Vitamin untuk Covid-19 Gejala Ringan Menurut Dokter

Beberapa gejala flu dan Covid-19 serupa, mungkin sulit untuk membedakan keduanya jika hanya berdasarkan gejala saja.

Oleh sebab itu, tes Covid-19 penting dilakukan untuk memastikan apakah seseorang terinfeksi virus corona.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.