Ahli IPB: Susu Bukan Obat atau Vaksin, tapi bisa Membantu Tingkatkan Imunitas

Kompas.com - 05/07/2021, 20:25 WIB
Ilustrasi susu segar ShutterstockIlustrasi susu segar

KOMPAS.com - Ahli menyampaikan, bahwa meskipun susu bukanlah obat, mengonsumsi susu memang bisa membantu menjaga kondisi tubuh dan meningkatkan imunitas.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Teknologi Hasil Ternak Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Dr Ir Epi Taufik SPt MVPH MSi IPM.

"Susu bukan obat atau vaksin, karena susu adalah bahan pangan (makanan)," kata Epi kepada Kompas.com, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Nutrisi dan Manfaat Susu yang Menyehatkan Tubuh

Susu, selain mengandung komponen makronutrien seperti protein, karbohidrat dan lemak, juga mengandung mineral, vitamin, dan mikronutrien lainnya.

Sementara, protein susu, sebagaimana protein hewani lainnya, memiliki kandungan asam amino esensial dan nilai biologis atau net protein utilization yang tinggi, yakni mencapai 90 persen dibanding sumber protein lainnya.

Nilai biologis ini juga menunjukkan, presentase protein yang benar-benar diserap dan digunakan oleh tubuh.

Komponen-komponen yang terkandung dalam susu tersebut selain sumber nutrisi juga banyak yang memiliki karakteristik bio-fungsional atau bio-aktif. 

Bio-fungsional atau bio-aktif, artinya komponen (senyawa) asal susu tersebut selain menjadi sumber nutrisi, juga berkontribusi terhadap perbaikan fungsi fisiologis tubuh, sehingga meningkatkan status kesehatan.

Komponen-komponen bioaktif tersebut memiliki fungsi di antaranya sebagai antikanker, antipatogen, anti inflamasi, aktivitas antioksidan, meningkatkan imunitas tubuh, dan lain-lain.

Sehingga, ditegaskan Epi, mengonsumsi susu dalam konteks pola makan sehat dan berimbang, serta sesuai saran penyajian dapat membantu menjaga dan meningkatkan status kesehatan tubuh, termasuk di dalamnya meningkatkan imunitas tubuh terhadap serangan patogen dan virus.

"Oleh karena itu, konsumsi susu dapat membantu menjaga kondisi fisiologis tubuh dan meningkatkan imunitas tubuh untuk mencegah infeksi Covid-19," jelasnya.

Baca juga: Rebutan Susu Beruang Saat Kasus Covid-19 Naik, Ini 4 Faktor Pemicu Panic Buying

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.