Kompas.com - 05/03/2021, 10:02 WIB
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 kepada seorang tenaga kesehatan lanjut usia (lansia) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (1/3/2021). Sebanyak 1.583 tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun mendapatkan vaksinasi COVID-19 di Jawa Timur. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/wsj. ANTARA FOTO/Umarul FaruqPetugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 kepada seorang tenaga kesehatan lanjut usia (lansia) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (1/3/2021). Sebanyak 1.583 tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun mendapatkan vaksinasi COVID-19 di Jawa Timur. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/wsj.

KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan, tidak realistis jika kita mengharap pandemi Covid-19 berakhir tahun ini.

Michael Ryan, direktur program kedaruratan WHO mengatakan bahwa fokus kita saat ini adalah tetap menjaga tingkat penularan serendah mungkin meski kecil kemungkinan virus corona SARS-CoV02 bisa diberantas tahun ini.

"Saya pikir sangat tidak realistis jika ada yang berpikir bahwa virus corona dapat berakhir tahun ini," kata Ryan dalam sebuah pengarahan di Jenewa, Swiss, pada Senin (1/3/2021).

"Jika kita pintar, kita bisa menyelesaikan masalah rawat inap dan kematian, serta tregedi yang terkait dengan pandemi ini," imbuhnya.

Baca juga: Alasan Golongan Darah A Lebih Mungkin Terinfeksi Covid-19

Dilansir New York Post, Selasa (2/3/2021), Ryan menambahkan, data yang dimiliki WHO menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 telah membantu memperlambat penyebaran virus.

"Jika vaksin mulai berdampak, dampaknya tidak hanya pada kematian dan rawat inap, tapi juga berdampak signifikan pada dinamika penularan dan risiko penularan. Maka saya yakin, kita akan mempercepat pengendalian pandemi ini," ujar dia.

Kepala WHO Tedros Adhanom Gebreyesus menyesalkan banyak orang dewasa yang lebih muda dan sehat di beberapa negara kaya banyak yang sudah menerima vaksin, sementara pekerja di garis depan negara berkembang belum.

"Negara-negata tidak saling berlomba. Ini adalah perlombaan umum melawan virus. Kami tidak meminta negara untuk mempertaruhkan rakyatnya sendiri," kata Tedros.

"Kami meminta semua negara untuk menjadi bagian dari upaya global untuk menekan infeksi virus di mana pun," tegasnya.

WHO hingga saat ini menahan diri untuk meminta negara-negara kaya agar menyumbangkan pasokan vaksin mereka ke negara berkembang.

"Kami tidak dapat memberi tahu masing-masing negara apa yang harus dilakukan," kata penasihat senior WHO Dr. Bruce Aylward.

Baca juga: WHO Peringatkan, Pandemi Covid-19 Kemungkinan Besar Bakal Jadi Endemik



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Oh Begitu
Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Fenomena
Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Fenomena
Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Kita
Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Fenomena
11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

Fenomena
Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Oh Begitu
Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Oh Begitu
Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Oh Begitu
Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Fenomena
Jangan Lewatkan Makan Sahur Sebelum Puasa, Ini Alasannya

Jangan Lewatkan Makan Sahur Sebelum Puasa, Ini Alasannya

Kita
Rahasia Alam Semesta: Berapa Berat Badan Manusia di Planet Lain?

Rahasia Alam Semesta: Berapa Berat Badan Manusia di Planet Lain?

Oh Begitu
Pahami Cara Mencegah Bau Mulut Saat Puasa dan Penyebabnya

Pahami Cara Mencegah Bau Mulut Saat Puasa dan Penyebabnya

Oh Begitu
Terkuak, Manusia Purba Bikin Lukisan di Gua Sambil Berhalusinasi

Terkuak, Manusia Purba Bikin Lukisan di Gua Sambil Berhalusinasi

Fenomena
Daftar Wilayah Waspada Gelombang Tinggi 6 Meter akibat Siklon Tropis Surigae

Daftar Wilayah Waspada Gelombang Tinggi 6 Meter akibat Siklon Tropis Surigae

Oh Begitu
komentar
Close Ads X