Helikopter yang Dibawa Perseverance NASA Ini Menelepon Bumi dari Mars

Kompas.com - 22/02/2021, 20:00 WIB
Gambaran Perseverance rover dan helikopter Ingenuity, dua robot milik NASA ketika menjalankan misi penjelajahan MARS 2020. Tangkapan layar video NASAGambaran Perseverance rover dan helikopter Ingenuity, dua robot milik NASA ketika menjalankan misi penjelajahan MARS 2020.


KOMPAS.com - Misi Badan Antariksa Amerika Serikat ( NASA) tak hanya mengirim robot penjelajahnya, Perseverance ke Mars. Rover ini juga ditemani Ingenuity, helikopter cerdas yang juga mengemban misi yang sama di Planet Merah.

Menurut NASA, helikopter Ingenuity adalah sahabat karib dan pendamping perjalanan rover Perseverance, yang telah diuji dan dapat beroperasi dengan baik seperti yang diharapkan.

"Jika berhasil dalam misi ini, Ingenuity akan menjadi helikopter pertama yang terbang di planet lain," kata Thomas Zurbuchen, administrator asosiasi Science Mission Directorate NASA, seperti dikutip CNN, Senin (22/2/2021).

Pada Kamis lalu, rover Perseverance NASA berhasil mendarat di permukaan Mars setelah diluncurkan pada 30 Juli 2020.

Wahana antariksa ini juga telah mengirim sejumlah foto Planet Mars yang mengesankan ke Bumi.

Baca juga: Foto Mars Diambil Robot Perseverance NASA, Begini Wajah Planet Merah

 

Foto-foto ini telah menunjukkan bahwa robot Perseverance ini berhasil mendarat dengan selamat di permukaan planet ini dan siap melakukan fase 'checkout' sebelum memulai perjalanannya melintasi planet Mars.

Helikopter Ingenuity menelepon ke rumah

Tim NASA untuk pertama kalinya telah mendengar laporan yang disampaikan langsung helikopter cerdas ini dari Mars.

Robot penjelajah Perseverance seukuran mobil SUV dan pada bagian perutnya terselip Ingenuity. Helikopter itu hanya memiliki berat sekitar 4 pound atau sekitar 2 kg.

Helikopter Ingenuity yang dibawa Perseverance ini dapat melakukan sambungan telepon ke rumah melalui penjelajahan dengan mengirimkan kembali data melalui Mars Reconnaissance Orbiter NASA yang menjadi penghubung komunikasi antara Mars dan Bumi.

Baca juga: Robot Perseverance NASA Sukses Mendarat di Mars, Cari Bukti Kehidupan

Halaman:


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikira Punah, Lebah Langka Australia Ditemukan Lagi Setelah 100 Tahun

Dikira Punah, Lebah Langka Australia Ditemukan Lagi Setelah 100 Tahun

Oh Begitu
Netizen Indonesia Paling Tidak Sopan se-Asia Tenggara, Pengamat Sebut Ada 3 Faktor Penyebab

Netizen Indonesia Paling Tidak Sopan se-Asia Tenggara, Pengamat Sebut Ada 3 Faktor Penyebab

Oh Begitu
WHO Bisa Saja Cabut Status Pandemi Lebih Cepat di Negara Ini, Asalkan

WHO Bisa Saja Cabut Status Pandemi Lebih Cepat di Negara Ini, Asalkan

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: Dipicu Aktivitas Sesar, Lindu M 5,2 Guncang Halmahera Selatan

Gempa Hari Ini: Dipicu Aktivitas Sesar, Lindu M 5,2 Guncang Halmahera Selatan

Fenomena
Hanya 5 Provinsi yang Bisa Selesai Vaksinasi Covid-19 dalam Setahun

Hanya 5 Provinsi yang Bisa Selesai Vaksinasi Covid-19 dalam Setahun

Kita
Mengubah Paradigma Rehabilitasi Lahan di Indonesia

Mengubah Paradigma Rehabilitasi Lahan di Indonesia

Oh Begitu
Membayangkan Akhir Pandemi Virus Corona Covid-19 yang Lebih Realistis

Membayangkan Akhir Pandemi Virus Corona Covid-19 yang Lebih Realistis

Oh Begitu
Mengapa Gurun Sahara Sangat Dingin di Malam Hari?

Mengapa Gurun Sahara Sangat Dingin di Malam Hari?

Fenomena
3 Situs Arkeologi Bisa Dijelajah Secara Virtual, Dari Maros Pangkep hingga Gua Harimau

3 Situs Arkeologi Bisa Dijelajah Secara Virtual, Dari Maros Pangkep hingga Gua Harimau

Fenomena
Kenali Penyebab Cyclist's Palsy, Gangguan Kram pada Jari Saat Bersepeda

Kenali Penyebab Cyclist's Palsy, Gangguan Kram pada Jari Saat Bersepeda

Oh Begitu
Rambut Rontok Menambah Daftar Gejala Long Covid pada Pasien Covid-19 Parah

Rambut Rontok Menambah Daftar Gejala Long Covid pada Pasien Covid-19 Parah

Kita
Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Fenomena
Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Fenomena
komentar
Close Ads X