Langka, Anak Anjing Laut Warna Hitam Ditemukan di Inggris

Kompas.com - 22/01/2021, 08:05 WIB
Anak anjing laut berwarna hitam langka ditemukan karena biasanya terlahir dengan bulu putih. 

bbcAnak anjing laut berwarna hitam langka ditemukan karena biasanya terlahir dengan bulu putih.

KOMPAS.com - Pengawas yang memantau koloni anjing laut abu-abu terbesar di Inggris menemukan 10 anak anjing laut berwarna hitam di antara populasi tersebut.

Pengawas melihat anak-anak anjing laut itu selama musim dingin di koloni anjing laut abu-abu di pantai Norfolk.

Seperti dikutip dari BBC, Kamis (21/1/2021) anak anjing laut berwarna hitam merupakan hal yang langka ditemukan. Pasalnya, anjing laut abu-abu biasanya terlahir dengan warna putih.

Anak anjing laut akan merontokkan bulunya pada usia sekitar dua hingga tiga minggu dan akan memperlihatkan bulu aslinya yang berwarna abu-abu.

Baca juga: Inggris Siap Sambut Kelahiran 4.000 Anak Anjing Laut Tahun Ini

Tapi sekitar satu dari 400 anjing laut abu-abu justru memiliki warna hitam yang terlihat saat mereka berganti bulu atau kehilangan bulu putihnya.

Anjing laut dengan kelainan ini disebut dengan anjing laut melanistik, di mana melanin mengalami peningkatan perkembangan menjadi pigmen berwarna gelap.

Koloni di Cagar Alam Nasional Blakeney National Trust di Norfolk diperkirakan akan menyambut kelahiran sekitar 4.000 anak anjing laut baru musim ini.

Jumlahnya tersebut telah berkembang sedemikian rupa dalam beberapa tahun terakhir, sehingga penjaga hutan harus memikirkan kembali cara mereka menghitung anjing laut yang lahir di sepanjang pantai Norfolk.

Karena kepadatan koloni, pihak cagar alam National Trust juga menganggap tidak aman untuk berjalan melewatinya, baik untuk staf maupun untuk anjing laut.

Hal ini membuat pihak cagar alam melakukan tindakan penghitungan dalam satu area, alih-alih menghitung semuanya satu per satu.

Penghitungan dalam satu area pun sudah dapat memberikan indikasi tentang apa yang terjadi di seluruh koloni.

Baca juga: Diduga Kelaparan, Ribuan Anjing Laut di Namibia Mati Misterius

Halaman:


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Haruskan Tes Swab Anal Covid-19 untuk Wisatawan, Apa Kata Pakar?

China Haruskan Tes Swab Anal Covid-19 untuk Wisatawan, Apa Kata Pakar?

Fenomena
Varian Baru Virus Corona Terus Bermunculan, Begini Cara Menghindarinya

Varian Baru Virus Corona Terus Bermunculan, Begini Cara Menghindarinya

Kita
Makan Sembarangan Bisa Picu Fam Muncul di FYP TikTok, Apa Sih Itu?

Makan Sembarangan Bisa Picu Fam Muncul di FYP TikTok, Apa Sih Itu?

Kita
POGI Belum Rekomendasikan Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil, Ini Alasannya

POGI Belum Rekomendasikan Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil, Ini Alasannya

Oh Begitu
Ahli: Lokasi dan Waktu Gempa Megathrust Tidak Bisa Dipastikan

Ahli: Lokasi dan Waktu Gempa Megathrust Tidak Bisa Dipastikan

Fenomena
Jangan Lewatkan, Fenomena Bulan Perbani Akhir dan Elongasi Barat Merkurius Hari Ini

Jangan Lewatkan, Fenomena Bulan Perbani Akhir dan Elongasi Barat Merkurius Hari Ini

Fenomena
Jangan Sepelekan Bisul, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jangan Sepelekan Bisul, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kita
Berumur 70 Tahun, Burung Liar Tertua Ini Masih Produktif Bertelur

Berumur 70 Tahun, Burung Liar Tertua Ini Masih Produktif Bertelur

Fenomena
Menristek Dukung Lapan Hadirkan Penginderaan Jauh Berbasis Digital, Ini Tujuannya

Menristek Dukung Lapan Hadirkan Penginderaan Jauh Berbasis Digital, Ini Tujuannya

Oh Begitu
Kacamata Berembun Saat Pakai Masker, Begini Cara Mengatasinya

Kacamata Berembun Saat Pakai Masker, Begini Cara Mengatasinya

Kita
[POPULER SAINS] Nia Ramadhani Telmi karena Kurang Zat Besi? | 8 Fakta Tsunami Selandia Baru

[POPULER SAINS] Nia Ramadhani Telmi karena Kurang Zat Besi? | 8 Fakta Tsunami Selandia Baru

Oh Begitu
Nenek Moyang Manusia Hidup Berdampingan dengan Dinosaurus, Ini Buktinya

Nenek Moyang Manusia Hidup Berdampingan dengan Dinosaurus, Ini Buktinya

Oh Begitu
Mengenal 4 Varian Baru Virus Corona dan Bagaimana Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawannya

Mengenal 4 Varian Baru Virus Corona dan Bagaimana Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawannya

Oh Begitu
Wahana Starship Milik SpaceX Berhasil Mendarat, tapi Langsung Meledak

Wahana Starship Milik SpaceX Berhasil Mendarat, tapi Langsung Meledak

Oh Begitu
Pertama Kali, Orangutan Dapat Suntikan Vaksin Covid-19

Pertama Kali, Orangutan Dapat Suntikan Vaksin Covid-19

Oh Begitu
komentar
Close Ads X