Diduga Kelaparan, Ribuan Anjing Laut di Namibia Mati Misterius

Kompas.com - 27/10/2020, 07:03 WIB
Koloni anjing laut berbulu Cape di Namibia. SHUTTERSTOCK/ArCaLuKoloni anjing laut berbulu Cape di Namibia.

KOMPAS.com - Sekitar 7.000 anjing laut bulu Cape ditemukan mati misterius di Namibia tengah, Afrika.

Ahli konservasi Naude Dreyer dari badan amal Ocean Conservation Namibia mulai memperhatikan bangkai anjing laut berserakan di pantai berpasir Pelican Point, dekat kota Walvis Bay pada bulan September.

"Kemudian dalam dua minggu pertama di bulan Oktober, Dreyer menemukan banyak janin anjing laut di sana," kata Dr Tess Gridley dari Proyek Lumba-lumba Namibia, diberitakan AFP, Sabtu (24/10/2020).

Baca juga: Fosil Gigi Ungkap Anjing Laut Tanpa Telinga Pernah Hidup di Australia

Anjing laut berbulu Cape biasanya melahirkan antara pertengahan November hingga pertengahan Desember.

Gridley memperkirakan, ada sekitar 5.000 hingga 7.000 anjing laut betina yang mengalami keguguran di usia kandungan masih muda.

Penyebab kematian massal ini belum dapat dipastikan. Namun para ilmuwan mencurigai penyebabnya berasal dari polutan atau infeksi bakteri hingga malnutrisi.

"Beberapa induk betina yang ditemukan mati tampak kurus dan hanya ada sedikit lemak di tubuhnya," kata Gridley.

Saat ini para ilmuwan tengah mengumpulkan sampel untuk diuji.

Pada tahun 1994 sekitar 10.000 anjing laut mati dan 15.000 janin diaborsi dalam kematian massal yang dikaitkan dengan kelaparan.

Kasus kelaparan massal saat itu diduga disebabkan oleh kekurangan ikan serta infeksi bakteri di koloni pengembangbiakan lain, Cape Cross, sekitar 116 kilometer sebelah utara pusat kota wisata Swakopmund.

Baca juga: Jutaan Ton Alat Tangkap Ikan Ancam Kehidupan Paus dan Anjing Laut

Annely Haiphene, direktur eksekutif di Kementerian Perikanan dan Sumber Daya Kelautan menduga kematian massal anjing laut di Namibia ini karena kekurangan makanan.

Namun kita harus menunggu jawaban pastinya hingga hasil tes keluar.



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X