Update: 100 Dokter Paru Terkonfirmasi Covid-19 dan 5 Orang Meninggal

Kompas.com - 05/01/2021, 19:30 WIB
Ilustrasi dokter KOMPAS.COM/millionsjokerIlustrasi dokter

KOMPAS.com - Data terbaru per tanggal 5 Januari 2021, satuan tugas (Satgas) Covid-19 dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menyebutkan 100 dokter paru terkonfirmasi positif Covid-19 dan 5 orang diantaranya meninggal dunia.

Disampaikan oleh Ketua Pengurus Pusat PDPI, Dr dr Agus Dwi Susanto SpP(K), bahwa 100 dokter terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19 tersebut didapatkan dari hasil tes swab (PCR).

"Ada yang masih dalam perawatan dan isolasi mandiri 10 orang. Tapi, sebagian besar sudah sembuh dan beraktivitas kembali," kata Agus kepada Kompas.com, Selasa (5/1/2021).

Baca juga: 363 Tenaga Medis Meninggal karena Covid-19, Ini 3 Saran dari IDI

Namun, data terbaru yang didapatkan dokter Agus juga menyatakan bahwa ada 2 dokter dari Solo yang mengalami re-infeksi atau terinfeksi kembali setelah sembuh dari infeksi Covid-19.

Sementara itu, dari 5 dokter paru yang telah meninggal dunia diketahui 1 berasal dari Aceh, 2 dari Medan, 1 dari Kalimantan Selatan dan 1 dokter lainnya berasal dari DKI Jakarta.

Butuh kerjasama semua pihak

Sepeti diketahui, hingga saat ini meskipun sudah memasuki bulan ke-11, pandemi Covid-19 di Indonesia tidak kunjung usai.

Bahkan, para ahli epidemiolog juga menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 di Indonesia belum juga mencapai puncak dari gelombang satu.

Hal ini dikarenakan, angka positivity rate atau kasus kejadian setiap hari masih terus melonjak dan tidak kunjung melandai. 

"Kita itu prinsipnya dalam menghadapi pandemi ini kerjasama semua pihak, termasuk masyarakat, bukan hanya pemerintah dan rumah sakit," tegas Agus.

Sebab, menurut Agus, rumah sakit itu sebenarnya hanyalah pilar terakhir atau garda terakhir.

Baca juga: 342 Tenaga Medis Meninggal karena Covid-19, IDI: Bukan Hoaks dan Konspirasi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Situs Prasejarah Maros Pangkep, Ada Gambar Cadas Theriantropik Tertua di Dunia

Situs Prasejarah Maros Pangkep, Ada Gambar Cadas Theriantropik Tertua di Dunia

Fenomena
Mutasi Genetik Ini Penyebab Ada Orang yang Tahan Suhu Dingin

Mutasi Genetik Ini Penyebab Ada Orang yang Tahan Suhu Dingin

Oh Begitu
Penyebab dan Cara Mengatasi Cedera Olahraga Saat Pandemi Covid-19

Penyebab dan Cara Mengatasi Cedera Olahraga Saat Pandemi Covid-19

Kita
Fakta Gempa Bumi Halmahera Selatan, Dipicu Aktivitas Sesar dan Merusak

Fakta Gempa Bumi Halmahera Selatan, Dipicu Aktivitas Sesar dan Merusak

Fenomena
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Bisa Capai 6 Meter

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Bisa Capai 6 Meter

Fenomena
Dikira Punah, Lebah Langka Australia Ditemukan Lagi Setelah 100 Tahun

Dikira Punah, Lebah Langka Australia Ditemukan Lagi Setelah 100 Tahun

Oh Begitu
Netizen Indonesia Paling Tidak Sopan se-Asia Tenggara, Pengamat Sebut Ada 3 Faktor Penyebab

Netizen Indonesia Paling Tidak Sopan se-Asia Tenggara, Pengamat Sebut Ada 3 Faktor Penyebab

Oh Begitu
WHO Bisa Saja Cabut Status Pandemi Lebih Cepat di Negara Ini, Asalkan

WHO Bisa Saja Cabut Status Pandemi Lebih Cepat di Negara Ini, Asalkan

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: Dipicu Aktivitas Sesar, Lindu M 5,2 Guncang Halmahera Selatan

Gempa Hari Ini: Dipicu Aktivitas Sesar, Lindu M 5,2 Guncang Halmahera Selatan

Fenomena
Hanya 5 Provinsi yang Bisa Selesai Vaksinasi Covid-19 dalam Setahun

Hanya 5 Provinsi yang Bisa Selesai Vaksinasi Covid-19 dalam Setahun

Kita
Mengubah Paradigma Rehabilitasi Lahan di Indonesia

Mengubah Paradigma Rehabilitasi Lahan di Indonesia

Oh Begitu
Membayangkan Akhir Pandemi Virus Corona Covid-19 yang Lebih Realistis

Membayangkan Akhir Pandemi Virus Corona Covid-19 yang Lebih Realistis

Oh Begitu
Mengapa Gurun Sahara Sangat Dingin di Malam Hari?

Mengapa Gurun Sahara Sangat Dingin di Malam Hari?

Fenomena
3 Situs Arkeologi Bisa Dijelajah Secara Virtual, Dari Maros Pangkep hingga Gua Harimau

3 Situs Arkeologi Bisa Dijelajah Secara Virtual, Dari Maros Pangkep hingga Gua Harimau

Fenomena
Kenali Penyebab Cyclist's Palsy, Gangguan Kram pada Jari Saat Bersepeda

Kenali Penyebab Cyclist's Palsy, Gangguan Kram pada Jari Saat Bersepeda

Oh Begitu
komentar
Close Ads X