Misteri Tubuh Manusia: Beberapa Pria Punya Bulu Dada, Apa Manfaatnya?

Kompas.com - 07/10/2020, 08:00 WIB
Ilustrasi pria berbulu EstradaantonIlustrasi pria berbulu

KOMPAS.com - Kerabat jauh manusia, primata, memiliki rambut di sekujur tubuhnya. Maka, tidak aneh jika manusia juga memiliki banyak rambut.

Menurut ahli anatomi Profesor Ian Gibbins dari Universitas Flinders, evolusi cukup cepat menghilangkan fitur yang tidak dibutuhkan tubuh.

"Jadi, alasan pria memiliki lebih banyak bulu seperti rambut di wajah dan dada mungkin lebih karena seleksi seksual," kata Gibbins seperti dilansir ABC News.

Gibbins mengatakan, sejumlah studi mengatakan pria dengan banyak rambut lebih menarik dan pria cenderung lebih menyukai wanita yang tidak berbulu.

Baca juga: Misteri Tubuh Manusia: Bayangan Pita Transparan di Mata, Apa Itu?

Kendati demikian, Gibbins mengaku cukup sulit untuk membuat pernyataan umum tentang rambut pria.

Dia mengungkap, kelompok etnis yang berbeda memiliki pola rambut yang berbeda pula.

Sebagai contoh, pria Mediterania umumnya memilii rambut lebih gelap dan tebal sedangkan pria Asia sering kali tidak memiliki banyak rambut di wajah.

Manusia memiliki dua jenis rambut. Pertama rambut terminal yang kasar dan biasanya berpigmen, ada di rambut kepala, rambut kemaluan, rambut wajah dan dada untuk pria.

Kedua adalah rambut vellus yang lebih halus dan tidak terlalu terlihat.

Pertumbuhan dan ukuran rambut diatur oleh hormon, khususnya androgen seperti testosteron, yang muncul selama masa pubertas.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Efektif 90 Persen, Ketahui 7 Fakta Vaksin AstraZeneca-Oxford

Efektif 90 Persen, Ketahui 7 Fakta Vaksin AstraZeneca-Oxford

Oh Begitu
Temuan Baru, Aligator Kerabat Buaya Ternyata Bisa Meregenerasi Ekornya

Temuan Baru, Aligator Kerabat Buaya Ternyata Bisa Meregenerasi Ekornya

Fenomena
Kepulauan Seribu hingga Papua Barat, Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter

Kepulauan Seribu hingga Papua Barat, Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter

Fenomena
Tren Diet Semakin Gencar Dilakukan Remaja demi Citra Tubuh Ideal

Tren Diet Semakin Gencar Dilakukan Remaja demi Citra Tubuh Ideal

Oh Begitu
Serba-serbi Hewan: Bagaimana Burung Hantu Memutar Kepala 270 Derajat?

Serba-serbi Hewan: Bagaimana Burung Hantu Memutar Kepala 270 Derajat?

Oh Begitu
8 Mitos Menstruasi, Benarkah Darah Menstruasi Bisa Obati Jerawat?

8 Mitos Menstruasi, Benarkah Darah Menstruasi Bisa Obati Jerawat?

Oh Begitu
Penemuan yang Mengubah Dunia: mRNA Pernah Diabaikan hingga Jadi Teknologi Vaksin Terdepan

Penemuan yang Mengubah Dunia: mRNA Pernah Diabaikan hingga Jadi Teknologi Vaksin Terdepan

Oh Begitu
Probiotik Dapat Membantu Turunkan Berat Badan dan Kurangi Lemak Perut

Probiotik Dapat Membantu Turunkan Berat Badan dan Kurangi Lemak Perut

Kita
Dinosaurus Juga Alami Infeksi Tulang Akut, Peneliti Temukan Buktinya

Dinosaurus Juga Alami Infeksi Tulang Akut, Peneliti Temukan Buktinya

Oh Begitu
Studi: Materi Gelap Ini Ganggu Pergerakan Galaksi Bima Sakti, Apa Itu?

Studi: Materi Gelap Ini Ganggu Pergerakan Galaksi Bima Sakti, Apa Itu?

Oh Begitu
Kali Pertama, Virus Corona Kerabat SARS-CoV-2 Ditemukan di Jepang dan Kamboja

Kali Pertama, Virus Corona Kerabat SARS-CoV-2 Ditemukan di Jepang dan Kamboja

Fenomena
Vaksin Oxford 70 Persen Efektif dan Mudah Disimpan, Epidemiolog: Cocok untuk Indonesia

Vaksin Oxford 70 Persen Efektif dan Mudah Disimpan, Epidemiolog: Cocok untuk Indonesia

Oh Begitu
Misi Bersejarah, China Luncurkan Chang'e 5 untuk Ambil dan Kembalikan Sampel Bulan

Misi Bersejarah, China Luncurkan Chang'e 5 untuk Ambil dan Kembalikan Sampel Bulan

Fenomena
BPOM Targetkan Januari Beri Izin Vaksin Sinovac, Ini Kata Epidemiolog

BPOM Targetkan Januari Beri Izin Vaksin Sinovac, Ini Kata Epidemiolog

Oh Begitu
WHO: Vaksin Covid-19 yang Berhasil Harus Didistribusikan dengan Adil

WHO: Vaksin Covid-19 yang Berhasil Harus Didistribusikan dengan Adil

Oh Begitu
komentar
Close Ads X