Jangan Salah Lagi, Tipes atau Demam Tifoid Bukanlah Penyakit Tifus

Kompas.com - 07/10/2020, 07:04 WIB
Ilustrasi demam tifoid ShutterstockIlustrasi demam tifoid


KOMPAS.com- Mungkin penyakit tipes menjadi salah satu penyakit yang sudah biasa didengar oleh kita atau bahkan ada yang pernah mengalaminya.

Namun, tidak jarang juga di antara kita bingung untuk membedakan antara tipes, tifus (typhus) maupun tifoid.

Lantas, apakah tipes, tifus atau tifoid adalah satu penyakit yang sama atau sebenarnya suatu hal yang berbeda?

Saat dihubungi oleh Kompas.com, Dokter Umum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon, dr Lovira Ladieska mengatakan sebenarnya ada perbedaan di antara tiga yang disebutkan tersebut.

Baca juga: Gejala Tifus Bukan Penyakit

 

Lovira menjelaskan bahwa kata tipes yang biasa kita dengar merupakan istilah yang dikenal masyarakat Indonesia dan merujuk kepada penyakit Demam Tifoid (Typhoid fever/Enteric fever).

Sedangkan, untuk tifus adalah terminologi yang merujuk kepada penyakit berbeda.

"Karena secara penamaan mirip, seringkali tifus dan tipes dianggap penyakit yang sama padahal berbeda," kata Lovira kepada Kompas.com, Selasa (6/10/2020).

Tifoid (tipes)

Tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhii. Bakteri ini bisa menyebar melalui makanan, air, atau ditularkan melalui feses dari orang yang terinfeksi.

Baca juga: Sering Dikira Tifus, Apa Saja Gejala Spesifik Corona?

 

Seringkali terjadi, bakteri ini ada di air yang terkontaminasi dengan feses dan bisa menempal pada makanan atau minuman yang Anda konsumsi, dan umumnya menyerang usus.

Maka daripada itu, Lovira menyampaikan sanitasi yang baik dan bersih menjadi kunci dari mencegah infeksi bakteri Salmonella typhii penyebab tipes ini.

Tifus (typhus)

Berbeda dengan tifoid, tifus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri genus Rickettsia seperti Rickettsia typhii atau Rickettsia prowazekii yang dibawa oleh ektoparasit.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Kucing dan Anjing Butuh Vaksin Covid-19 Khusus?

Apakah Kucing dan Anjing Butuh Vaksin Covid-19 Khusus?

Oh Begitu
Dentuman di Bali, LAPAN Menduga Berasal dari Meteor Jatuh

Dentuman di Bali, LAPAN Menduga Berasal dari Meteor Jatuh

Fenomena
WHO: Tak Ada Bukti 33 Lansia di Norwegia Tewas Akibat Vaksin Covid-19

WHO: Tak Ada Bukti 33 Lansia di Norwegia Tewas Akibat Vaksin Covid-19

Oh Begitu
Peneliti Ungkap Alasan Pneumonia Akibat Covid-19 Lebih Merusak Paru-paru

Peneliti Ungkap Alasan Pneumonia Akibat Covid-19 Lebih Merusak Paru-paru

Oh Begitu
Menyingkap Meteor-Sangat Terang di Balik Dentuman Misterius Bali

Menyingkap Meteor-Sangat Terang di Balik Dentuman Misterius Bali

Fenomena
Teka-teki Kumbang Bercahaya, Fosil 99 Juta Tahun Ini Beri Petunjuknya

Teka-teki Kumbang Bercahaya, Fosil 99 Juta Tahun Ini Beri Petunjuknya

Fenomena
Kenapa Sayap Kupu-kupu Lebih Besar dari Badan? Ahli Temukan Jawabannya

Kenapa Sayap Kupu-kupu Lebih Besar dari Badan? Ahli Temukan Jawabannya

Oh Begitu
Mengenal Virus Nipah, Ancaman Pandemi Berikutnya di Asia

Mengenal Virus Nipah, Ancaman Pandemi Berikutnya di Asia

Oh Begitu
Astronom Temukan Danau Terbesar di Salah Satu Satelit Saturnus

Astronom Temukan Danau Terbesar di Salah Satu Satelit Saturnus

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Bangkai Paus Terbesar Ditemukan | Ahli Bikin Tikus Lumpuh Berjalan | BMKG Ingatkan Potensi Awan Cumulonimbus

[POPULER SAINS] Bangkai Paus Terbesar Ditemukan | Ahli Bikin Tikus Lumpuh Berjalan | BMKG Ingatkan Potensi Awan Cumulonimbus

Oh Begitu
BMKG: Jawa Barat Banyak Sesar Aktif, Masyarakat Perlu Waspada Potensi Gempa Bumi

BMKG: Jawa Barat Banyak Sesar Aktif, Masyarakat Perlu Waspada Potensi Gempa Bumi

Fenomena
Pestisida Bikin Lebah Kurang Tidur, Ini Dampak untuk Lingkungan

Pestisida Bikin Lebah Kurang Tidur, Ini Dampak untuk Lingkungan

Fenomena
SpaceX Cetak Rekor Dunia Luncurkan Satelit ke Luar Angkasa Terbanyak

SpaceX Cetak Rekor Dunia Luncurkan Satelit ke Luar Angkasa Terbanyak

Fenomena
Keren, Petir Biru Terekam dari Stasiun Luar Angkasa Internasional

Keren, Petir Biru Terekam dari Stasiun Luar Angkasa Internasional

Fenomena
IBD, Penyakit Autoimun di Saluran Cerna dari Gejala hingga Komplikasi

IBD, Penyakit Autoimun di Saluran Cerna dari Gejala hingga Komplikasi

Kita
komentar
Close Ads X