3 Alasan Mengapa Perlu Menjaga Populasi Badak Sumatera Asli Indonesia

Kompas.com - 24/09/2020, 12:02 WIB
Gambar yang diambil pada 8 November 2016 ini menunjukkan Andatu, seekor badak Sumatera, salah satu mamalia besar terlangka di dunia, di Suaka Badak di Taman Nasional Way Kambas di Sumatera bagian timur. AFP PHOTO / GOH CHAI HIN GOH CHAI HINGambar yang diambil pada 8 November 2016 ini menunjukkan Andatu, seekor badak Sumatera, salah satu mamalia besar terlangka di dunia, di Suaka Badak di Taman Nasional Way Kambas di Sumatera bagian timur. AFP PHOTO / GOH CHAI HIN


KOMPAS.com- Populasi Badak Sumatera dalam masa kritis dan terancam punah, para pakar mengingatkan perlunya bantuan kita semua dalam menjaga populasi tersebut.

Saat ini, spesies badak ini masuk status konservasi terancam kritis (critically endangered) menurut International Union for Conservation of Nature ( IUCN) untuk Konservasi Alam.

Adapun, penyebab dari merosotnya populasi Badak Sumatera di alam adalah adanya praktik perburuan dan perdagangan satwa, degradasi dan fragmentasi habitat, serta penyakit pada sistem reproduksi badak itu sendiri.

Langkah-langkah cepat dan nyata, serta kolaborasi semua pihak dalam mencegah kepunahan yang dimaksudkan untuk memulihkan populasi badak ke tingkat yang aman.

Baca juga: Badak Sumatera Kritis, Berikut Upaya Penyelamatan Populasi Satwa Asli Indonesia Ini

 

Namun, lantas kenapa kita harus menjaga populasi Badak Sumatera ini?

1. Iconic (simbolis) Indonesia

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Ir Wiratno MSc mengatakan konservasi Badak Sumatera ini sangat penting bagi Indonesia.

"Ini iconic (simbol) spesies yang luar biasa secara global," kata Wiratno dalam diskusi daring bertajuk Urgensi Penyelamatan Populasi Badak Sumatera, Selasa (22/9/2020).

Badak Sumatera ini dianggap simbol atau spesies yang menarik karena spesies ini hanya satu-satunya yang tersisa dari genus Dicerorhinus dan termasuk salah satu dari lima spesies badak yang masih lestari di dunia.

Baca juga: Badak Sumatera Terancam Punah, Yayasan Kehati Jalankan Program TFCA

 

Badak Sumatera merupakan spesies langka dari famili Rhinocerotidae, yang dikenal juga sebagai badak berambut atau badak Asia bercula dua (Dicerorhinus sumatrensis).

2. Populasinya terancam kritis

Semua pihak dan elemen masyarakat diminta untuk terus peduli dengan keberlangsungan ekosistem alami di alam demi kepentingan dan keberlangsungan hidup yang lebih baik di masa jangka panjang.

Wiratno menegaskan, selain satwa endemik Indonesia yaitu Badak Sumatera ini merupakan hewan langka dan simbol dari negara, populasi satwa yang satu ini memang sangat mengkhawatirkan di alamnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X