Penemuan yang Mengubah Dunia: MP3 Tonggak Musik Digital yang Manfaatkan Respons Otak

Kompas.com - 23/09/2020, 19:02 WIB
Ilustrasi MP3. Teknologi kompresi file audio. SHUTTERSTOCK/Rawpixel.comIlustrasi MP3. Teknologi kompresi file audio.


KOMPAS.com- MP3 adalah format audio yang sangat populer, penemuan file digital ini telah berkontribusi besar terhadap perkembangan musik digital yang tersedia secara daring atau online.

File MP3 adaah salah satu dari teknologi Moving Picture Experts Group (MPEG-1) telah di rilis pada tahun 1993, di International Organization for Standardization (ISO) yang digunakan untuk mengkompres video dan audio.

MPEG-1 memiliki tiga skema atau lapisan, untuk pengkodean audio, yang ketiga yang paling cepat populer dikenal sebagai MP3.

File MP3 menawarkan kegunaan yang substansial ke sumber compact disc (CD) dengan ukuran file yang jauh lebih kecil.

Baca juga: Jual MP3 Sebagai Obat Ebola, Izin Praktik Dokter di California Dicabut

 

Dikutip dari Encyclopaedia Britannica, Rabu (23/9/2020), fungsi dari MP3 untuk mengurangi ukuran file audio CD, dengan membuang suara tertentu berdasarkan asumsi tentang apa yang paling tidak mungkin terlewatkan oleh telinga.

Tingkat kualitas akan berbeda jika kualitas file lebih tinggi maka akan menghasilkan file yang lebih besar.

Lahirnya MP3 yang digagas oleh Karlheinz Brandenburg, telah membawa cara baru menikmati musik. Meski kini beragam format musik digital semakin canggih, namun MP3 seolah belum ikut terkikis sepenuhnya.

Sebab, file MP3 dapat diputar langsung di komputer pribadi (PC) atau pemutar musik digital portabel, seperti iPod Apple Inc., atau ditulis ke CD audio standar, meskipun jika kehilangan data dari kompresi tidak biasa dapat dikembalikan.

Baca juga: WHO: Anak Milenial, Batasi Kebiasaan Pakai Alat Pemutar Audio!

 

Pada awal abad ke-21 pengguna MP3 dapat menyimpan jutaan lagu dalam format MP3 di PC atau pemutar MP3.

Layanan online memungkinkan pengguna komputer untuk berbagi file musik mereka dengan jutaan orang lain.

Namun, meskipun musisi dan konsumen mulai memposting file MP3 yang dapat diunduh secara online sebagai cara untuk menjangkau pendengar secara langsung, perusahaan rekaman mengambil tindakan hukum untuk mencegah distribusi rekaman berhak cipta secara tidak sah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X