Penderita Lupus dan Arthritis Tak Berisiko Tinggi Terinfeksi Covid-19 Parah

Kompas.com - 31/08/2020, 16:32 WIB
Ilustrasi gejala lupus ShutterstockIlustrasi gejala lupus

KOMPAS.com - Dua penelitian terbaru menemukan, sebagian besar penderita lupus dan arthritis atau radang sendi tidak berisiko tinggi dirawat di rumah sakit akibat Covid-19.

Baik lupus dan arthritis, secara umum menyebabkan sistem kekebalan secara keliru menyerang jaringan mereka sendiri. Kondisi ini menyebabkan peradangan di persendian, kulit, ginjal, dan bagian tubuh lainnya.

Mayoritas penderita lupus dan arthritis adalah wanita.

Studi terbaru ini terbit di jurnal Arthritis & Rheumatology dan dipimpin oleh para peneliti di New York University's Grossman School of Medicine.

Baca juga: 6 Fakta Mutasi Virus Corona D614G, Paling Menular dan Dominan di Dunia

Penelitian menemukan bahwa pasien radang sendi yang mengonsumsi obat steroid dibanding obat yang lebih bertarget lebih berisiko memerlukan perawatan rumah sakit.

Namun, tim mengatakan bahwa temuan itu adalah kabar baik secara keseluruhan pasien dengan kondisi ini, yang melaporkan perasaan cemas bahwa perawatan membuat mereka lebih rentan terhadap Covid-19.

Dalam studi pertama, para peneliti memantau kesehatan 226 orang dewasa yang kebanyakan perempuan dan sedang menjalani pengobatan untuk penyakit lupus ringan hingga parah.

Kelompok itu diperiksa antara tanggal 14 April hingga 1 Juni.

24 pasien dirawat di rumah sakit dan 83 dikonfirmasi atau mungkin terinfeksi Covid-19, dan empat orang meninggal.

Para peneliti menemukan, pasien lupus yang memakai obat penekan kekebalan seperti mycophenolate mofetik (CellCept) dan azathioprine (Imuran) sebagian besar tidak mendapat perawatan rawat inap dibanding yang tidak meminumnya.

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X