Juli 2020, Helikopter Pertama NASA untuk Jelajahi Mars Siap Diluncurkan

Kompas.com - 21/06/2020, 18:30 WIB
Helikopter Ingenuity masuk dalam bagian misi Mars 2020 milik NASA yang rencana diluncurkan pada 20 Juli 2020. NASA/JPL-CaltechHelikopter Ingenuity masuk dalam bagian misi Mars 2020 milik NASA yang rencana diluncurkan pada 20 Juli 2020.

KOMPAS.com - Badan Antariksa Amerika Serikat ( NASA) tengah bersiap untuk menerbangkan helikopter pertamanya, Ingenuity, yang akan menjelajahi Planet Mars. Rencananya helikopter ini bakal diluncurkan pada Juli 2020 mendatang.

Helikopter ini merupakan bagian dari misi Mars 2020 milik NASA. Ingenuity akan menjadi 'bintang' dari Perseverance Rover, robot penjelajah yang dirancang untuk membantu para ilmuwan mengetahui kemungkinan adanya kehidupan di Planet Mars.

Ingenuity bukanlah alat inti dalam misi penjelajahan kali ini sebab ia hanya menumpang pada rover. Ingenuity dimaksudkan untuk menguji kemampuan teknologi NASA untuk terbang disi bagian dunia lainnya.

"Hal yang paling membuat saya bersemangat ketika bersiap-siap untuk menonton helikopter terbang di dunia lain. Itu adalah sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya dalam sejarah manusia, dan kami akan melakukannya," kata Administrator NASA Jim Bridenstine seperti dikutip dari Space.com, Minggu (21/6/2020).

Baca juga: Mengenal Bob dan Doug, Astronot yang Terlibat dalam Misi Bersejarah SpaceX-NASA

Perseverance Rover dan helikopter Ingenuity direncanakan bakal meluncur dari Kennedy Space Center di Florida, Amerika Serikat, pada 20 Juli 2020 dan tiba di Mars pada 18 Februari 2021.

Gambaran Perseverance rover dan helikopter Ingenuity, dua robot milik NASA ketika menjalankan misi penjelajahan MARS 2020. Tangkapan layar video NASA Gambaran Perseverance rover dan helikopter Ingenuity, dua robot milik NASA ketika menjalankan misi penjelajahan MARS 2020.
Sesampainya di Planet Merah, Ingenuity kemudian akan memisah diri dari penjelajah utama, Perseverance rover.

Wakil Manajer Proyek untuk misi Mars 2020, Matt Wallace menyatakan, Ingenuity akan terbang dengan berjarak sekitar 50 meter dari rover. Namun, rover akan memantau penerbangan Ingenuity melalui beberapa kamera dari 23 kamera bawaannya.

Terkait kemampuan Ingenuity dalam mengambil gambar pergerakkan rover saat penerbangannya, Wallace bilang, hal itu baru akan diketahui saat misi berlangsung. 

Baca juga: Boneka Dinosaurus Ikut Perjalanan NASA ke ISS, untuk Apa?

Penerbangan Ingenuity merupakan misi demonstrasi teknologi, yang berarti bisa saja tidak berjalan mulus. Peneliti akan melihat dan mempelajari proses mulai dari pengiriman ke Mars, keluar dari pesawat ruang angkasa, hingga kemampuan terbang di Planet merah tersebut.

"Kami tidak terlalu ambisisus pada teknologi ini (Ingenuity), karena kami sedang mencari hal-hal paling awal yang memang perlu kami pelajari," kata Wallace.

Helikopter Ingenuity rencananya akan mencoba tiga penerbangan di Planet Merah, meskipun jumlah itu dapat berubah tergantung bagaimana misi berlangsung.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Space
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X