Pria Ini Punya Feses Seberat 13 Kg, Apa Itu Hirschsprung Disease?

Kompas.com - 21/06/2020, 17:03 WIB
Dokter mengeluarkan usus besar seorang pria di China dengan feses seberat 13 kg. Shanghai Tenth Peoples HospitalDokter mengeluarkan usus besar seorang pria di China dengan feses seberat 13 kg.

KOMPAS.com – Sekelompok dokter di China melakukan operasi untuk mengeluarkan usus besar seorang pria. Di dalam usus besar tersebut, terdapat feses dengan berat total 13 kilogram.

Sebelum dioperasi, perut pria tersebut membuncit dengan ukuran lebih besar dibanding wanita hamil. Pria itu menyebutkan telah mengalami konstipasi sejak ia lahir, dan obat pencahar hanya punya pengaruh sedikit terhadap keluarnya feses.

Kemudian akhirnya diketahui pria tersebut mengidap sebuah penyakit langka bernama Hirschprung Disease.

Mengutip Live Science, Minggu (21/6/2020), data dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDKD) menyebuutkan Hirschprung Disease menjangkiti 1 dari 5.000 bayi di Amerika Serikat.

Baca juga: Ketahui Kondisi Kesehatan Anak dari Warna Feses

Orang-orang yang mengidap penyakit ini tidak memiliki sel saraf sepanjang permukaan usus besar mereka. Kondisi ini lebih umum ditemukan pada pria dibanding wanita, dan cenderung menjangkiti seseorang yang mengidap penyakit jantung bawaan serta down syndrome.

Normalnya, sel saraf pada permukaan usus besar mengirimkan sinyal pada otot untuk rileks dan mengirim feses ke arah rektum. Tanpa sel saraf, feses tidak bisa bergerak sehingga menimbulkan konstipasi.

Sel saraf pada usus besar ini terbentuk sejak dalam kandungan. Sel-sel ini dibentuk dari ujung atas usus besar hingga mencapai ujung paling bawah. Namun pada penderita Hirschprung Disease, sel saraf tidak terbentuk hingga bagian paling bawah.

Tingkat keparahan Hirschprung Disease beragam, tergantung sejauh apa sel saraf di usus besar ini terbentuk. Tanda paling jelas seseorang mengidap Hirschprung Disease adalah ketika ia dilahirkan, ia tidak mengalami pergerakan pencernaan apapun selama 48 jam.

Baca juga: Ragam Bakteri Feses Menentukan Risiko Obesitas

Gejala lainnya antara lain perut buncit, memuntahkan substansi berwarna hijau atau cokelat, konstipasi, gas, dan diare.

Namun dalam beberapa kasus, Hirschprung Disease baru bisa terdeteksi saat seseorang menginjak dewasa. Jika seseorang mengalami konstipasi namun obat pencahar apapun tidak berpengaruh, bisa jadi ia mengalami Hirschprung Disease.

Situs Mayo Clinic menyebutkan satu-satunya pengobatan yang dilakukan untuk penyakit ini adalah dengan operasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X