Belum Pasti Kapan Berakhir, Kenapa Kita Perlu Berdamai dengan Covid-19?

Kompas.com - 16/05/2020, 11:03 WIB
Ilustrasi penyebaran virus corona ShutterstockIlustrasi penyebaran virus corona


KOMPAS.com- Wabah virus corona yang masih terjadi saat ini, belum diketahui kapan pastinya akan berakhir. Berdamai dengan pandemi Covid-19 marak digaungkan dalam menghadapi situasi tersebut.

Psikolog Anak, Remaja dan Keluarga Novita Tandry, mengatakan berdamai dengan pandemi ini sudah seharusnya dilakukan sejak dua atau tiga bulan yang lalu.

Berdamai yang dimaksudkan oleh Novita adalah dengan memahami cara kerja Covid-19.Tahu bagaimana proses penularannya, ciri keluhan atau gejalanya, sehingga kita paham bagaimana menjaga diri dari terpapar virus yang belum ada obat maupun vaksinnya ini.

"Jadi artinya berdamai kalau versi saya adalah kita menjadi cerdas untuk tahu supaya kita tidak tertular," kata Novita kepada Kompas.com, Kamis (14/5/2020).

Baca juga: WHO Peringatkan, Virus Corona Tidak Akan Hilang Meski Ada Vaksin

Novita mengingatkan beberapa hal yang kerap digaungkan, diimbau maupun diintruksikan oleh banyak pihak untuk mencegah diri dari penularan infeksi virus corona SARS-CoV-2, penyebab Covid-19, yakni sebagai berikut.

1. Pembatasan sosial

Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) yang diberlakukan oleh pemerintah, seharusnya memang sudah bisa membantu mengurangi potensi penularan Covid-19 ini, jika seluruh elemen masyarakat bekerja sama dalam implementasinya.

2. Menjaga kebersihan diri

Novita menegaskan bahwa menjaga kebersihan (self hygiene) dan kesehatan diri yang sering digaungkan oleh para ahli dan medis itu bukanlah untuk orang lain.

Baca juga: Herd Immunity Hadapi Pandemi Covid-19 Hanya Tercapai Lewat Vaksinasi

Tetapi, manfaat dari menjaga pola hidup bersih dan sehat itu akan kembali bermanfaat bagi Anda yang menjalankannya sendiri.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mampu Serang Dinosaurus, Nenek Moyang Buaya Punya Gigi Sebesar Pisang

Mampu Serang Dinosaurus, Nenek Moyang Buaya Punya Gigi Sebesar Pisang

Fenomena
Bukan Hewan Soliter, Hiu Terbukti Membentuk Komunitas

Bukan Hewan Soliter, Hiu Terbukti Membentuk Komunitas

Oh Begitu
Menengok Pendekatan Kultural dalam Pencegahan Pandemi Tahun 1920

Menengok Pendekatan Kultural dalam Pencegahan Pandemi Tahun 1920

Fenomena
Demi Udara Sehat Jakarta Jangan Izinkan Pembangunan Pembangkit Listrik, Kenapa?

Demi Udara Sehat Jakarta Jangan Izinkan Pembangunan Pembangkit Listrik, Kenapa?

Oh Begitu
Vaksin Corona Rusia Siap Diimunisasikan, Ilmuwan Ragukan Keamanannya

Vaksin Corona Rusia Siap Diimunisasikan, Ilmuwan Ragukan Keamanannya

Fenomena
Serba-serbi Hewan: Sering Curi Cermin, Benarkah Monyet Suka Becermin?

Serba-serbi Hewan: Sering Curi Cermin, Benarkah Monyet Suka Becermin?

Oh Begitu
WHO Ingatkan Hindari Perawatan Rutin Gigi untuk Cegah Virus Corona

WHO Ingatkan Hindari Perawatan Rutin Gigi untuk Cegah Virus Corona

Oh Begitu
Sumber Utama Polusi Udara Jakarta Ternyata Bukan Transportasi, Kok Bisa?

Sumber Utama Polusi Udara Jakarta Ternyata Bukan Transportasi, Kok Bisa?

Oh Begitu
Mulai Malam Ini, Puncak Hujan Meteor Perseids di Langit Indonesia

Mulai Malam Ini, Puncak Hujan Meteor Perseids di Langit Indonesia

Fenomena
Dataran Es Terakhir Berusia 4.000 Tahun di Arktik Terbelah

Dataran Es Terakhir Berusia 4.000 Tahun di Arktik Terbelah

Fenomena
Terkenal Buruk, Begini Kualitas Udara Jakarta Selama Pandemi Covid-19

Terkenal Buruk, Begini Kualitas Udara Jakarta Selama Pandemi Covid-19

Oh Begitu
Bencana Lingkungan, Ribuan Ton Minyak Tumpah di Mauritius Terlihat dari Luar Angkasa

Bencana Lingkungan, Ribuan Ton Minyak Tumpah di Mauritius Terlihat dari Luar Angkasa

Fenomena
Kematian Ratusan Gajah di Botswana Masih Misteri, Hasil Tes Tidak Meyakinkan

Kematian Ratusan Gajah di Botswana Masih Misteri, Hasil Tes Tidak Meyakinkan

Oh Begitu
Lindungi Ternak dari Predator, Ahli Bikin Gambar Mata di Pantat Sapi

Lindungi Ternak dari Predator, Ahli Bikin Gambar Mata di Pantat Sapi

Oh Begitu
Kualitas Laut Parah, Ada Polutan Beracun di Tubuh Paus dan Lumba-Lumba

Kualitas Laut Parah, Ada Polutan Beracun di Tubuh Paus dan Lumba-Lumba

Fenomena
komentar
Close Ads X