Kini Pasien Covid-19 Bisa Akses Layanan 'Dokter Pribadi' Secara Gratis

Kompas.com - 14/05/2020, 12:03 WIB
Ilustrasi: isolasi mandiri, karantina mandiri, corona, covid-19 ShutterstockIlustrasi: isolasi mandiri, karantina mandiri, corona, covid-19

KOMPAS.com - Menghadapai pandemi Covid-19, kini pasien positif dapat menikmati layanan pendampingan 'dokter pribadi' secara gratis. Layanan ini dapat dinikmati oleh pasien Covid-19 yang melakukan karantina mandiri.

Program layanan kesehatan ini diberikan hasil kerjasama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) dengan telemedicine partner Alodokter, platform yang menyediakan informasi terkait kesehatan.

Layanan ini memungkinkan pasien Covid-19 mendapatkan konsultasi gratis secara intensif dengan tim dokter dari Alodokter setiap saat, selayaknya dokter pribadi.

Baca juga: Kiat Aman Konsultasi Dokter Secara Online

Pasien bisa berkonsultasi dengan dokter hingga psikolog lewat unlimited chat dan mendapatkan bimbingan medis secara online untuk mendukung pemulihannya.

Tim dokter yang terlibat dalam mendukung layanan ini berasal dari berbagai latar belakang dan bidang keahlian, seperti dokter spesialis paru, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), dan psikiater.

Dengan begitu, setiap pasien memiliki akses layanan bimbingan pemulihan secara menyeluruh, sesuai kebutuhannya. Baik secara fisik mapun psikis.

Dokter yang ditunjuk akan secara aktif mengikuti dan memantau kondisi pasien setiap harinya, secara digital melalui aplikasi. Pasien akan dibimbing setiap saat pada masa perawatan, dalam bentuk komunikasi intensif yang berkualitas untuk memantau, sekaligus mendukung pemulihan kesehatan.

Baca juga: Update Corona 14 Mei: 4,42 Juta Orang Terinfeksi dan 1,6 Juta Sembuh

"Kami ingin mendukung penuh pasien-pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri. Kami menyadari bahwa masa ini pastinya merupakan masa yang sulit bagi pasien dan keluarganya, untuk itu kami ingin melakukan upaya terbaik demi membantu mereka dari sisi medis," ujar Co-Founder dan Director Alodokter Suci Arumsari dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2020).

Selain itu, layanan ini juga dimaksudkan untuk meringankan beban pada sistem offline perawatan kesehatan. Semakin banyak pasien yang bisa dipantau oleh tim dokter dari jarak jauh, maka akan semakin banyak juga kapasitas yang tersisa untuk pasien kritis di rumah sakit.

Baca juga: Antibodi dari Plasma Darah Pasien Corona Efektif Deteksi Covid-19, Ini Penjelasannya

Tujuan lainnya adalah untuk meminimalkan penularan dan penyebaran penyakit akibat banyaknya pasien yang melakukan perjalanan ke rumah sakit.

" Layanan kesehatan yang kami siapkan bersama dengan telemedicine partner kami ini diharapkan dapat membantu masyarakat dengan lebih efektif dan efisien dalam menghadapi pandemi ini. Mekanisme yang jelas dari layanan ini dapat mendukung upaya percepatan penanganan Covid-19, karena pasien akan mendapatkan pendampingan secara intensif dari tim dokter," kata Staf Khusus Menteri Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan Kemenkes dr. Alexander K. Ginting.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X