Pancarkan Gelombang Radio, Fenomena Aneh Bintang Paling Misterius

Kompas.com - 02/05/2020, 10:03 WIB
Ilustrasi bintang neutron paling misterius dan langka yang memancarkan gelombang radio aneh. Ilustrasi bintang neutron paling misterius dan langka yang memancarkan gelombang radio aneh.


KOMPAS.com - Swift J1818.0-1607 adalah salah satu bintang paling langka dan misterius di galaksi ini. Bintang ini tiba-tiba menunjukkan fenomena aneh yang tidak biasa. 

Para astronom, seperti melansir Science Alert, Sabtu (2/5/2020), mengatakan tiba-tiba bintang ini berperilaku aneh.

Bintang Swift J1818.0-1607 adalah magnetar dan belum lama ini getaran radio staccato terekam oleh astronom.

Sinyal ini membuat bintang tersebut menjadi magnetar kelima yang pernah terdeteksi memancarkan gelombang radio berdenyut, tetapi dengan pancaran yang tidak seperti empat magnetar lainnya.

Baca juga: Rahasia Alam Semesta: Ada Berapa Banyak Bintang di Jagad Raya ini?

Sebuah makalah yang menjelaskan tentang perilaku bintang langka ini, telah diunggah ke server jurnal pra-cetak, ArXiv, namun belum ditinjau secara peer-review.

Kendati demikian, pengamatan ini dapat membantu para astronom untuk menghubungkan titik-titik antara dua klasifikasi bintang mati ini.

"Saya pikir ini aman untuk disebut sebagai mata rantai yang hilang," kata ahli astrofisika Marcus Lower dari Swinburne University of Technology.

Lower mengatakan pada tahap ini masih banyak yang tidak diketahui tentang magnetar baru ini. Akan tetapi, ada kesamaan yang jelas antara bintang ini dan pulsar bermedan magnet tinggi.

Baca juga: Viral Bintang Turaya Pertanda Corona Akan Berakhir, Ini Penjelasan Ahli

 

Bintang langka dengan medan magnet sangat kuat

Para ahli menilai magnetar benar-benar aneh. Menurut mereka, magnetar adalah subkategori bintang-bintang neutron, yang dengan sedirinya merupakan sisa inti yang sangat padat yang tertinggal setelah bintang masif menjadi supernova.

Medan magnet yang luar biasa kuat menjadikan magnetar sebagai bintang yang cukup menonjol. Sebab, medan magnet ini berukuran sekitar satu quadrillion lebih kuat dari Bumi, dan seribu kali lebih kuat dari bintang neutron normal.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terinspirasi Covid-19, Spesies Jamur Parasit Baru Diberi Nama Karantina

Terinspirasi Covid-19, Spesies Jamur Parasit Baru Diberi Nama Karantina

Fenomena
Kasus Corona Meningkat, Bisakah Pembuatan Vaksin Dipercepat?

Kasus Corona Meningkat, Bisakah Pembuatan Vaksin Dipercepat?

Oh Begitu
Di Masa Depan Teknologi AI Ruang Angkasa Bermanfaat untuk Kemanusiaan, Kok Bisa?

Di Masa Depan Teknologi AI Ruang Angkasa Bermanfaat untuk Kemanusiaan, Kok Bisa?

Fenomena
Masa Inkubasi Virus Corona Bisa Lebih Lama, Studi Jelaskan

Masa Inkubasi Virus Corona Bisa Lebih Lama, Studi Jelaskan

Oh Begitu
Bukan di Istana Merdeka, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Dilakukan di Tempat Ini

Bukan di Istana Merdeka, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Dilakukan di Tempat Ini

Oh Begitu
Mengapa Hanya 10 Persen Orang Kidal di Dunia? Berikut Penjelasannya

Mengapa Hanya 10 Persen Orang Kidal di Dunia? Berikut Penjelasannya

Oh Begitu
Penjelajah Mars Milik NASA Dilengkapi Alat Pengubah CO2 Menjadi Oksigen

Penjelajah Mars Milik NASA Dilengkapi Alat Pengubah CO2 Menjadi Oksigen

Oh Begitu
Mengapa Donasi Susu Formula Saat Pandemi Covid-19 Berbahaya?

Mengapa Donasi Susu Formula Saat Pandemi Covid-19 Berbahaya?

Kita
Berkat Setan Tasmania, Ada Titik Terang Pengobatan Kanker pada Manusia

Berkat Setan Tasmania, Ada Titik Terang Pengobatan Kanker pada Manusia

Oh Begitu
Tak Tersentuh Covid-19, Penelitian Musim Panas di Antartika Ilmuwan Kurangi Personel

Tak Tersentuh Covid-19, Penelitian Musim Panas di Antartika Ilmuwan Kurangi Personel

Oh Begitu
Bukan Palung Mariana, Lubang Terdalam Bumi Dibuat oleh Manusia

Bukan Palung Mariana, Lubang Terdalam Bumi Dibuat oleh Manusia

Fenomena
Sejak 70.000 Tahun Manusia Sudah Gunakan Panah Beracun, Ini Penjelasannya

Sejak 70.000 Tahun Manusia Sudah Gunakan Panah Beracun, Ini Penjelasannya

Fenomena
Planet Luar Tata Surya Bumi Super Paling Ekstrem Ternyata Punya Lautan Lava

Planet Luar Tata Surya Bumi Super Paling Ekstrem Ternyata Punya Lautan Lava

Fenomena
Hutan Hujan Amazon Kena Proyek Pengaspalan, Kerusakan Lingkungan di Depan Mata

Hutan Hujan Amazon Kena Proyek Pengaspalan, Kerusakan Lingkungan di Depan Mata

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,0 Guncang Sumba Ternyata Sudah 244 Kali Susulan

Gempa Hari Ini: M 5,0 Guncang Sumba Ternyata Sudah 244 Kali Susulan

Fenomena
komentar
Close Ads X