[POPULER PROPERTI] Bogor Raya Gugat PUPN DKI Terkait Sitaan Tanah Seluas 89 Hektar

Kompas.com - 30/07/2022, 11:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) Cabang DKI Jakarta digugat oleh PT Bogor Raya Development atau BRD dan PT Bogor Raya Estatindo atau BRE karena disitanya aset berupa tanah seluas 89 hektar milik mereka.

Gugatan dilayangkan Bogor Raya lantaran tak ada sangkut pautnya dengan para obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Tim Kuasa Hukum Bogor Raya sekaligus Partner Lubis Santosa Maramis (LSM) Law Firm Leonard Arpan Aritonang di Jakarta, Rabu (27/7/2022).

Para obligor yang dimaksud adalah Setiawan Harjono dan Hendrawan Harjono dari PT Bank Asia Pasific atau Aspac.

"Nah, kalau ini Bogor Raya, kita bisa bilang ini betul-betul orang lain (tak ada sangkut paut dengan obligor BLBI), tiba-tiba asetnya disita, katanya berkaitan dengan kewajiban orang yang namanya Setiawan Harjono dan Hendrawan Harjono," katanya.

Artikel tersebut menjadi terpopuler pada kanal Properti Kompas.com edisi Sabtu (30/7/2022).

Penjelasan selengkapnya bisa Anda dapatkan melalui tautan ini Tak Terima Aset Disita, Pemilik Lapangan Golf dan Hotel di Bogor Gugat PUPN DKI

Seperti telah disebutkan, tanah seluas 89 hektar tersebut berdiri beberapa bangunan berupa hotel, perumahan, hingga lapangan golf.

Menurut Tim Kuasa Hukum Bogor Raya lainnya sekaligus Partner LSM Law Firm Lelyana Sentosa, aset yang disita tersebut merupakan usaha yang dimiliki Bogor Raya.

"Jadi usaha klien kami ini adalah hotel ya Novotel, Ibis dan lapangan golf. Jadi, itulah yang diincar, yang paling utama diincar," terang Lelyana.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.