Kompas.com - 01/12/2021, 09:48 WIB
Modus mafia tanah Modus mafia tanah

JAKARTA, KOMPAS.com - Staf Khusus Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Bidang Hukum dan Litigasi Iing Sodikin menjelaskan tiga modus praktik mafia tanah yang bisa ditandai.

Ketiganya adalah mengganti foto KTP, memalsukan surat kuasa, alas hak ditiru.

Alas hak ditiru oleh mafia tanah karena menjadi adalah syarat bagi warga negara untuk mengajukan permohonan hak atas tanah.

Contohnya, melalui jual-beli, hibah, waris, atau penguasaan-penguasaan fisik selama puluhan tahun.

Artikel ini menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com, Rabu (1/12/2021).

Lalu, bagaimana cara mafia tanah memalasukan surat kuasa serta mengganti foto KTP para korbannya?

Selanjutnya baca di sini Sekali Lagi, Waspadai 3 Modus Praktik Mafia Tanah

Bogor merupakan salah satu lokasi yang dianggap cocok untuk melakukan staycation (menginap di hotel).

Menginap di hotel dengan menikmati beragam fasilitas yang tersedia menjadi pilihan tepat dilakukan, terutama saat di Pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Kota hujan ini dipilih sebagai lokasi staycation karena menawarkan pemandangan indah, udara sejuk, serta suasana asri.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.