Survei: BPN Perlu Sederhanakan Syarat Layanan Pertanahan

Kompas.com - 01/12/2021, 05:30 WIB
Tampilan user interface layanan pertanahan elektronik Tangkap layar website htel.atrbpn.go.idTampilan user interface layanan pertanahan elektronik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian ATR/BPN masih perlu meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. Termasuk soal layanan pertanahan secara elektronik.

Hal ini tersaji dalam seminar hasil penelitian mengenai 'Dampak Pelayanan Pertanahan Secara Elektronik Terhadap Kepuasan Masyarakat’.

Digelar oleh Pusat Pengembangan dan Standarisasi Kebijakan Agraria, Tata Ruang dan Pertanahan (PPSKATP) Kementerian ATR/BPN, Senin (29/11/2021).

Perlu diketahui, sejak 2020 Kementerian ATR/BPN telah melakukan integrasi dari layanan pertanahan konvensional ke layanan elektronik.

Baca juga: Mengapa Masyarakat Harus Mengelola dan Memanfaatkan Tanah yang Dimiliki?

Seperti, Hak Tanggungan Elektronik (HT-el), Pembuatan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT), Informasi Zona Nilai Tanah, dan Pengecekan Sertifikat Tanah.

Koordinator Tim Peneliti Asmadi Adnan mengaku pada 2017 dan 2018 telah melakukan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM)/Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).

"Berdasarkan SKM tersebut, diperoleh skor 72,47 dan 76,35," ujar Adnan dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, Selasa (30/11/2021).

Penelitian ini dilaksanakan di lima Kanwil BPN, kantor pertanahan kota madya, serta kantor pertanahan kabupaten.

Untuk lima Kanwil BPN meliputi Kanwil BPN Provinsi Jawa Barat, Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah, Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur, Kanwil BPN Provinsi Bali, serta Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Timur.

Kemudian lima kantor pertanahan di lima kota madya, yaitu Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Surabaya I, Kota Denpasar, serta Kota Samarinda.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.