Tepat Hari Agraria dan Tani, 3.200 Sertifikat Tanah Diserahkan di Kecamatan Bandungan

Kompas.com - 28/08/2021, 17:00 WIB
Ilustrasi sertifikat tanah KOMPAS.com/SRI LESTARIIlustrasi sertifikat tanah

JAKARTA, KOMPAS.com - Sertifikat bagi 3.200 bidang tanah milik petani di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang akan diserahkan bertepatan Hari Tani Nasional sekaligus Hari Agraria Nasional yang jatuh 24 September 2021.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Tengah Dwi Purnama mengatakan, pihaknya telah menginventarisasi pengukuran jumlah bidang tanah tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika sudah lengkap prosesnya, Dwi berharap, 24 September 2021 mendatang siap diberikan sertifikatnya.

"Nanti kita semua akan mengakselerasi dan mendukung kegiatan ini, mohon doanya agar kami dan seluruh rekan-rekan senantiasa lancar mengerjakan ini," terang Dwi dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, Sabtu (28/08/2021).

Bupati Semarang Ngesti Nugraha berkomitmen dalam mendukung penuh langkah-langkah yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang.

Baca juga: Pemerintah Serahkan 2.950 Sertifikat Tanah di Empat Daerah, Ini Daftarnya

Hal itu dilakukan dalam rangka mendukung percepatan redistribusi tanah di wilayah Kecamatan Bandungan.

"Semoga program ini berjalan dengan lancar dan membantu meningkatkan ekonomi masyarakat setempat," kata Ngesti.

Menurut Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Surya Tjandra, dia sangat peduli dengan persoalan agraria.

Ibaratnya, jika menguasai tanah berarti menguasai hidup, dengan begitu dengan tanah yang dirampas artinya setara dengan hidup yang dirampas.

"Barangkali pesan pertama, mohon jaga kebersamaan. Sebelumnya kan berjuang bersama, setelah ini terus berjuang bersama dan jangan sampai dengan adanya sertipikat malah menimbulkan masalah baru," tegas dia.

Surya mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga Kementerian ATR/BPN sangat peduli dengan penyelesaian kasus agraria.

"Pak Jokowi itu rapat beberapa kali untuk membahas kasus agraria, total ada 137 prioritas kasus agraria dan tahun ini diagendakan selesai 50 persen," katanya.

Dia berharap, semangat yang yang diberikan warga Bandungan ini bisa ditularkan bagi para petani yang menginginkan agar tanah yang dimiliki dapat disertifikatkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.