Kompas.com - 28/08/2021, 16:00 WIB
Ilustrasi rumah subsidi. KOMPAS.com / DANI PRABOWOIlustrasi rumah subsidi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 17 bank penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) akan mengalami pengurangan kuota tahun ini.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Arief Sabaruddin mengatakan hal tersebut dalam keterangan tertulis, Jumat (27/08/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dari hasil evaluasi yang ada, sebanyak 17 bank penyalur akan mengalami pengurangan kuota," terangnya.

Ini terjadi lantaran bank penyalur dana FLPP tersebut tidak dapat mencapai target dari kesepakatan yang telah ditentukan.

Dari jumlah itu, terdapat 13 Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan empat bank nasional yang akan mengalami pengurangan kuota FLPP.

Di luar jumlah tersebut, ada 3 BPD yang justru mengajukan penambahan kuota FLPP.

Meski demikian, Arief tidak menyebutkan bank apa saja yang akan mengalami pengurangan dan mengajukan tambahan kuota FLPP.

Hingga kini, penyaluran dana FLPP telah mencapai Rp 13,505 triliun atau 78,54 persen dari target yang ditetapkan tahun ini.

Baca juga: Ini Tiga Bank dengan Performa Terbaik sebagai Penyalur KPR FLPP

Sedangkan total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010-2021 mencapai 888.560 unit atau sebesar Rp 69,103 triliun.

Sejatinya, PPDPP Kementerian PUPR telah menobatkan tiga bank dengan performa terbaik sebagai penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) per 25 Agustus 2021.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.