Pendaftaran Tim Profesi Ahli Bangunan Gedung Dibuka, Ini Syaratnya

Kompas.com - 01/08/2021, 15:00 WIB
Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) simbg.pu.go.idSistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) membuka pendaftaran tim profesi ahli (TPA) dalam Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) versi terbaru.

"Calon Tim Profesi Ahli (TPA) dapat mendaftarkan diri melalui SIMBG baru mulai pada tanggal 28 Juli 2021," seperti dikutip dari laman simbg.pu.go.id, Minggu (01/08/2021). 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

TPA merupakan pakar dari keprofesian atau perguruan tinggi atau pemerintah yang mendaftarkan diri untuk bekerja dibawah Pemerintah dalam penyelenggaraan bangunan gedung.

Baca juga: Kini, Urus Perizinan Bangunan Rumah Bisa Online, Cuma 3 Hari

Adapun syarat untuk dapat menjadi TPA, harus memiliki keahlian di bidang berikut:

  1. Arsitektur bangunan dan kota;
  2. Struktur;
  3. Mechanical Electrical Plumbing (MEP); Kebakaran;
  4. Cagar budaya;
  5. Bangunan hijau (Green Building);
  6. Lanskap;
  7. Interior;
  8. Keselamatan konstruksi;
  9. Pembongkaran;
  10. Keahlian lainnya terkait bangunan.

TPA akan bekerja dibawah pemerintah dan ditugaskan dalam dua hal yaitu melakukan konsultasi rencana bangunan gedung dan rencana pembongkaran, dengan tanggung jawab meliputi :

  1. Memberikan pertimbangan teknis rencana pembangunan
  2. Memberikan pertimbangan teknis rencana pembongkaran
  3. Memberikan pertimbangan teknis tata ruang kepada Pemerintah
  4. Memberikan masukan untuk permasalahan bangunan gedung
  5. Merekomendasikan sertifikasi Bangunan Hijau

Setiap calon TPA yang ingin mendaftar mesti menyiapkan dokumen yaitu Sertifikat Keahlian (SKA) sesuai keahliannya, ijazah pendidikan dan surat penugasan sebelumnya (jika ada).

Sebelumnya, SIMBG versi terbaru diluncurkan. Sistem ini merupakan tindak lanjut dari Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2021 sebagai payung hukum penyelenggaraan bangunan gedung di Indonesia.

SIMBG versi terbaru diklaim semakim memberikan kemudakan kepada masyarakat dalam hal permohonan perizinan bangunan gedung.

Untuk mengurus bangunan seperti rumah dengan ukuran 70 meter persegi saja, melalui SIMBG versi terbaru hanya dilakukan dalam waktu tiga hari.

Hal itu tentu berbeda dengan SIMBG versi lama yang menghabiskan waktu hingga 2 sampai 3 bulan.

SIMBG sendiri telah dikembangkan Kementerian PUPR sejak tahun 2017, pada tahun 2018, SIMBG juga telah terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS) untuk memudahkan pelayanan bangunan gedung fungsi usaha.

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.