Kasus Bunuh Diri Kembali Terjadi, Ikon Baru New York Ditutup Sementara

Kompas.com - 01/08/2021, 17:00 WIB
Vessel di New York City Pixabay/PilotBrentVessel di New York City

JAKARTA, KOMPAS.com - Stuktur Vessel, yang berlokasi di Hudson Yard, New York, lagi-lagi harus ditutup untuk sementara waktu lantaran seorang anak berusia 14 tahun bunuh diri,  Jumat (30/07/2021).

Ini merupakan kasus bunuh diri keempat setelah tiga kasus serupa terjadi di stuktur unik ini pada Januari 2021, Desember 2020, dan Februari 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti dikutip dari World Architecture, penutupan strktur ini dilakukan karena akan berlangsung penyelidikan lebih lanjut di tempat kejadian.

Pengembang Hudson Yards, Stephen Ross mengungkapkan, dirinya sulit memahami bagaimana hal-hal buruk seperti itu terus terjadi di Vessel. 

Baca juga: Harga Lebih Murah, Pasar Properti di New York Kembali Membaik

"Saya merasa tidak enak untuk keluarga," kata Ross. "Saya ingin menjajaki setiap kemungkinan yang kami bisa, tetapi untuk saat ini Vessel harus ditutup.”

Catatan polisi setempat menunjukkan bahwa seorang anak laki-laki berusia 14 tahun melompat dari lantai 8 stuktur Vessel sesaat sebelum pukul 13.00 siang.

Meski belum diketahui identitasnya, korban dinyatakan tewas di tempat.

Setelah tiga kasus bunuh diri serupa, ikon kota New York ini baru dibuka kembali pada Mei 2021 dan pengembang Hudson Yards, mengatakan mereka menerapkan tingkat keamanan baru untuk mencegah orang melompat.

Mengenai kematian sebelumnya, perusahaan memastikan akan berkonsultasi dengan ahli pencegahan bunuh diri dan psikiater untuk mencegah potensi bunuh diri.

Selain itu, pengelola juga menerapkan prosedur penyaringan untuk para tamu yang masuk agar bisa mendeteksi perilaku berisiko tinggi di antara pengunjung.

Aturan baru mengharuskan setiap pengunjung yang masuk ke Vessel dengan jumlah minimal dua orang atau lebih dalam satu rombongan.

Menurut Ross, sang korban mengunjungi Vessel bersama empat anggota keluarganya sehingga tidak ada yang curiga dan membiarkan ia masuk. 

Audrey Wachs dari The Architect's Newspaper pernah menulis pada tahun 2016 bahwa penghalang pelindung Vessel sebenarnya tidak cukup tinggi dan aman.

Meskipun banyak perubahan dalam tindakan pencegahan setelah tiga kasus bunuh diri, ketinggian penghalang di tepi vessel hingga saat ini belum juga bertambah.

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.