Kompas.com - 28/07/2021, 14:00 WIB
Kenari Djaja berkolaborasi dengan Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) menggelar kompetisi desain gagang atau handle pintu. Kenari DjajaKenari Djaja berkolaborasi dengan Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) menggelar kompetisi desain gagang atau handle pintu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kenari Djaja berkolaborasi dengan Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) menggelar kompetisi desain gagang atau handle pintu.

Kompetisi bertajuk Kenari Djaja Awards yang diselenggarakan hingga 15 Agustus 2021 ini terbuka untuk mahasiswa dan masyarakat desain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para pemenang desain akan mendapat apresiasi berupa pencantunam nama pada produk desain yang akan dibuat dan dibantu pemasarannya oleh Kenari Djaja.

Kompetisi ini digelar untuk semakin meningkatkan gairah para desainer dalam berkarya meski Pandemi Covid-19 belum usai.

Baca juga: Apa Pentingnya Desain Hunian Sehat dan Bagaimana Cara Mewujudkannya?

Bagi desainer atau arsitek hampir tidak ada istilah berhenti berkarya, karena mereka seakan ditakdirkan menjadi orang yang kreatif dan memiliki banyak ide untuk menyelesaikan permasalahan.

Para desainer akan sukses saat ini dan ke depan jika dapat bekerja sama dengan disiplin lainnya dalam melaksanakan karya desainnya.

Seperti yang terungkap dalam pertemuan kolaborasi virtual "Kreatif dalam Berkarya" yang diselenggarakan Jurusan Desain Interior Sekolah Tinggi Desain Interstudi (STDI) dan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada Rabu (28/07/2021).

Mereka bersepakat bahwa untuk mendapatkan karya yang berkualitas diperlukan pemikiran yang kreatif.

Direktur PT Kenari Djaja Prima Hendry Sjarifudin mengatakan melalui webinar ini diharapkan dapat memunculkan bibit unggul para desainer yang kreatif.

 

"Indonesia memiliki talenta kreatif yang mampu menghasilkan karya yang dapat diterima publik dan industri. Karena itu selain menggelar kolaborasi virtual, kami juga mengadakan kompetisi desain," ujar Prima.

Berpikir kreatif, juga sangat dibutuhkan untuk memenuhi tuntutan permintaan masyarakat saat ini dan masa yang akan datang, sebagaimana disampaikan Dosen Desain Produk ITB, Prananda Lufiansyah tentang ‘Bicara Desain’.

"Kebutuhan masyarakat saat ini sangat dinamis. Desainer harus mampu memenuhinya melalui inovasi dan kreasi-kreasi aktual," ujar Prananda.

Jika terus berfikir kreatif, dilakukan dengan serius dan tekun, kesuksesan dapat diraih. Seperti halnya yang telah dialami Afidha Fajar Adhitya yang berhasil membangun bisnis Ebony dari ‘Good Design’ menjadi ‘Good Bussines’, dari sebuah produk menjadi ‘brand’.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.